Seoul, Mobilitas – Analis industri di perusahaan sekuritas terkenal Korea Selatan, Shinyoung Securities, menyebut merosotnya penjualan global (di pasar domestik Korea dan luar negeri) pada bulan Februari 2026 itu merupakan yang kelima kalinya dalam lima bulan secara berturut-turut.
Laporan Business Korea yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (5/3/2026) menyebut fakta itu diungkap oleh analis di Shinyoung Securities, Moon Yong-kwon. “Penjualan Hyundai Motor telah menurun selama lima bulan berturut-turut, penjualan grosir global Hyundai Motor pada bulan Februari sebanyak 306.528 unit, penurunan 5, 1 persen dibanding penjualan selaama bulan yang sama di tahun 2025 lalu, ” kata Yong-kwon.
Menyitir data asosiasi industri mobil, Yong-kwon mengatakan penjualan domestik pada bulan Februari adalah 47.008 unit, menurun hingga 17,8 persen dibanding tahun sebelumnya. “Penyebab utamanya adalah penjualan Palisade versi bensin menurun sebesar 72 persen dibanding Februari tahun sebelumnya,” ujar dia.

Sementara, pada saat yang sama, penjualan di luar negeri juga menurun. Penjualan grosir luar negeri pada bulan Februari mencapai 259.520 unit, menurun 2, 3 persen dibanding Februari tahun sebelumnya.
Hyundai beruntung karena penjualan mobil listrik murninya atau BEV di Korea selama Februari 2026 itu melonjak. “Penjualan kendaraan listrik (EV) meningkat sebesar 86% persen sehingga membantu mengimbangi penurunan penjualan domestik,” kata Moon Yong-kwon. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id










