Mobility

BYD Paling Inovatif, Tahun 2025 Lakukan 200 Pembaruan Over the Air di Mobil

×

BYD Paling Inovatif, Tahun 2025 Lakukan 200 Pembaruan Over the Air di Mobil

Share this article
Ilustrasi, BYD Dolphin di Indonesia - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Teknologi over-the-air (OTA) secara fundamental mengubah konsep siklus hidup otomotif. Build Your Dreams (BYD) tak menunggu skilus normal penggantian OTA, enam hingga tujuh tahun.

Seperti diketahui, OTA merupakan teknologi pembaruan perangkat lunak (software) dan firmware secara nirkabel melalui internet (Wi-Fi atau seluler). Teknologi ini memungkinkan peningkatan fitur, perbaikan bug, atau peningkatan kinerja kendaraan tanpa harus datang ke dealer atau bengkel.

Laporan Nikkei yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (14/4/2026) menyebut pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu melakukannya hampir setiap tahun. Ini yang membuat BYD bukan hanya unggul dalam persaingan di segmen kendaraan listrik yang menjadikan kecepatan pembaruan OTA sebagai faktor kunci yang membentuk daya saing produsen otomotif.

Dengan pembaruan OTA, BYD mampu memperpanjang masa pakai kendaraan, sekaligus menghasilkan pendapatan baru. Terlebih, pembaruan BYD berasal dari pengembangan internal mulai dari semikonduktor, sistem operasi, perangkat keras, sehingga mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal.

BYD – dok.Mobilitas

“BYD memanfaatkan pembaruan OTA itu untuk memperpanjang siklus hidup produk dan membuka aliran pendapatan baru dari layanan,” sebut perusahaan riset Ways.

Data Ways menunjukkan sepanjng tahun 2025 kemarin BYD melakukan 200 pembaruan OTA. Di tahun itu, BYD Han L dan BYD Tang L 2025 mendapatkan serangkaian pembaruan, termasuk sistem mengemudi cerdas God’s Eye terbaru.

Jumlah pembaruan OTA yang dilakukan BYD di tahun 2025 tersebut secara signifikan melampaui para pesaingnya. Sebab pesaing BYD, Tesla hanya merilis pembaruan 16, Toyota delapan, dan Volkswagen lima. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id