Bisnis

Januari – April 2026 di Australia: Penjualan Toyota Anjlok, BYD Meroket 110,8 Persen

×

Januari – April 2026 di Australia: Penjualan Toyota Anjlok, BYD Meroket 110,8 Persen

Share this article
Mobil BYD di Australia - dok.Istimewa via RACV

Sidney, Mobilitas – Fakta memperlihatkan seluruh atau 100 persen mobil yang dijual di Australia saat ini berasal dari luar negeri alias diimpor. Mereka didatangkan dari Jepang, Cina, Korea, Inggris, Italia, Jerman, Amerika Serikat dan lainnya.

Sementara itu, soal penjualan, di tahun 2026 ini – khususnya selama rentang waktu Januari hingga April alias empat bulan pertama – menciut dibanding periode sama pada tahun 2025. Fakta data juga berbicara, di Januari – April 2026, itu tiga pabrikan asal Asia, yakni Toyota (Jepang), Kia (Korea), dan Build Your Dreams atau BYD bercokol di urutan pertama hingga ketiga di daftar pabrikan dengan penjualan mobil terbanyak.

Data Kamar Dagang Industri Otomotif Federal (FCAI) Australia yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (6/5/2026) menunjukkan di empat bulan pertama 2026 tersebut jumlah mobil yang terjual di negara berpenduduk 27,45 juta jiwa itu 384.636 unit. Jumlah ini mennyusut 0,7 persen dibanding periode sama di 2025 yang sebanyak 381.017 unit.

Logo Toyota – dok.De Zeen

Selama periode tersebut, Toyota (Jepang), yang bercokol di urutan pertama di daftar terlaris membukukan penjualan sebanyak 59.675 unit. Jumlah itu anjlok hingga 22,7 persen dibanding total penjualan yang dicetaknya di periode sama pada tahun lalu.

Sementara, Kia (Korea), bertengger di urutan kedua, dengan total jumlah penjualan yang ditorehkannya sebanyak 27.080 unit. Kinerja penjualan Kia itu meningkat 4 persen dibanding jumlah penjualan yang dibukukannya selama periode Januari – April 2025.

Sedangkan pabrikan asal Cina, BYD, di kurun waktu yang sama mencetak angka penjualan sebanyak 25.243 unit, meroket 110,8 persen dibanding penjualannya di kurun waktu empat bulan pertama 2025. Dengan penjualan sebanyak itu, BYD melesat ke urutan ketiga di daftar pabrikan berpenjualan terbanyak. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id