Jakarta, Mobilitas – Dua pabrikan mobil super (super car) lokal Italia itu taka hanya mencatatkan kenaikan penjualan di pasar dalam negeri pada April 2026 saja tetapi juga kumulatif Januari – April di tahun itu.
Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (5/5/2026) menunjukkan selama bulan April Ferrari mencetaka angka penjualan sebanyak 95 unit. Jumlah ini melonjak 53,2 persen dibanding bulan April 2025.
Sementara, selama kurun waktu Januari – April 2026, merek berlambang kuda jingkrak itu meraup angka penjualan sebanyak 365 unit. Jumlah tersebut menanjak 22,1 persen dibanding total penjualan yang dibukukannya selama periode sama di tahun 2025.
Sedangkan Lamborghini, di bulan April saja mencetak angka penjualan sebanyak 63 unit. Total jumlah tersebut melonjak 57,5 persen dibanding total angka penjualn yang berhasil diseroknya pada April 2025.

Selama empat bulan pertama alias periode Januari – April 2026, mobil berlogo banteng itu menorehkan jumlah penjualan 283 unit. Total penjualan ini melonjak hingga 44,4 persen dibanding jumlah penjualan yang berhasil dicetaknya di rentang waktu sama pada 2025.
Sekadar informasi, selama empat bulan pertama 2026, total jumlah mobil (seluruh jenis dan model dari semua merek) yang berjualan di Italia mencapai 640.083 unit. Jumlah penjualan ini meningkat 9,8 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Sejumlah analis industri menyebut pencapaian ini luar biasa, mengingat pertumbuhan ekonomi negara berpenduduk 59 juta jiwa itu melemah. Data Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut ekonomi Italia hanya tumbuh 0,2 persen atau turun dibanding kuartal keempat (Oktober – Desember) 2025 yang masih sebesar 0,7 persen.
Meski tercatat sebagai kekuatan ekonomi terbesar ke-4 di Eropa berdasarkan PDB (Produk Domestik Bruto) yang sebesar US$ 2,4 triliun namun Italia tidak kebal terhadap dampak ketegangan geopolitik. Terlebih negeri ini belum pulih setelah dihantam Pandemi Covid-19 dari tahun 2021 hinga sekarang. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











