Jakarta, Mobilitas – Fakta data berbicara, penjualan mobil merek Build Your Dreams (BYD) ini di pasar global (total di Cina dan luar negeri) telah menurun setiap bulan sejak September 2025,yakni setelah mencatatkan sedikit pertumbuhan di Juli dan Agustus tahun itu.
Laporan CarNewsChina yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Minggu (3/5/2026) menyebut sepanjang April 2026, pabrikan asal Shenzhen yang didirikan Wang Chuanfu itu membukukan penjualan mobil di global sebanyak 314.100 unit. Jumlah tersebut anjlok 15,7 persen dibanding total penjualan yang dicetaknya pada bulan yang sama di tahun 2025.
Sementara, secara kumulatif Januari – April 2026, BYD meraup angka penjualan global 1.003.039 unit. Jumlah penjualan mobil tersebut anjlok 26,4 persen dibanding penjualan di periode sama tahun 2025.
Beruntung, penjualan BYD tertolong oleh penjualannya di luar Cina alias ekspor. Sebab, selama empat bulan pertama 2026 itu, BYD membukukan ekspor sebanyak 455.707 unit, melonjak 59,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sedagkan di bulan April saja, BYD menjual 314.100 mobilnya di pasar global, anjlok 15,7 persen dari tahun sebelumnya. Meski, di bulan itu total ekspornya 134.542 unit, melonjak hingga 70,9 persen dibanding April 2025.
Sebelumnya, laporan Reuters dan The Hong Kong Standard yang mengutip laporan keuangan kuartalan BYD dan disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (28/4/2026) menyebut di tiga bulan pertama 2026 itu, laba bersih yang dikantongi BYD hanya 4,1 miliar yuan (US$ 600 juta). Total nilai keuntungan netto itu anjlok hingga 55,4 persen dibanding laba bersih yang berhasil diraupnya pada kuartal pertama 2025.
Data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (28/4/2026) menunjukkan di periode tiga bulan pertama 2026, penjualan mobil elektrikasi (atau NEV, yakni mobil listrik baterai dan hybrid) sebanyak 700.463 unit.
Jumlah tersebut anjlok 30,01 persen dibanding periode sama di tahun 2025 yang masih mencapai 1.600. 804 unit. Sedangkan dibanding total penjualan yang dibukukannya di periode kuartal keempat (Oktober – November) 2025, penjualan di kuartal pertama 2026 itu anjlok 47,82 persen. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












