Bergamo, Mobilitas – Produsen suku cadang kendaraan bermotor kondang asal Cumo, Bergamo, Italia, yakni Brembo NV, kini telah memulai produksi perangkat sistem pengereman pintar, berbasis teknologi kecerdasan buatan bernama Sensify.
Keterangan resmi pabrikan yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (9/5/2026) menyebut Sensify sangat digunakan oleh kendaraan berbagai platform. Khususnya kendaraan berbasis perangkat lunak atau berfitur keselamatan dengan teknologi tinggi seperti mobil berfitur bantuan pengemudi untuk keamanan dan keselamatan.
“Sensify mengadopsi sistem pengereman berbasis perangkat lunak (by-wire) untuk fungsi-fungsi yang kritis terhadap keselamatan. Sensify dirancang sebagai platform yang dapat disesuaikan untuk mendukung berbagai arsitektur kendaraan canggih mulai dari sistem bantuan pengemudi generasi berikutnya hingga aplikasi otonom sepenuhnya, ” bunyi keterangan tersebut.
Sistem berbasis teknologi Kercedasan Buatan (AI), memungkinkan Sensify beradaptasi dengan fitur canggih kendaraan. Sebab, Sensify mampu bereaksi secara cerdas terhadap kondisi kritis yang muncul secara tiba-tiba, sekaligus mengeksekusinya begitu diperintahkan oleh sistem fitur keselamatan mobil.

Tidak seperti sistem pengereman hidrolik tradisional, Sensify memiliki arsitektur bebas cairan yang mendistribusikan kontrol roda kendaraan. Sistem rem ini terdiri dari Brake Control Units, Hydraulic Actuators, Hydraulic Connections, dan Electromechanical Calipers, yang semuanya menggunakan sambungan elektronik.
“Sensify menerjemahkan visi kami tentang platform pengereman cerdas dan terintegrasi ke dalam realitas industri. Ini mendukung mobilitas yang lebih aman sekaligus membuka jalan bagi generasi kendaraan berbasis teknologi perangkat lunak geerasi baru,” kata CEO Brembo NV, Daniele Schillaci.
Dia menyebut Brembo telah menandatangani kontrak dengan sejumlah pabrikan mobil untuk penggunaan Sensify ini. Diperkirakan Brembo memasok ratusan ribu unit setiap tahunnya. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id







