Mobility

Harga Solar Non-Subsidi Melonjak Biaya Kepemilikan Mobil Mitsubishi Masih Oke, Ini Penyebabnya

×

Harga Solar Non-Subsidi Melonjak Biaya Kepemilikan Mobil Mitsubishi Masih Oke, Ini Penyebabnya

Share this article
Mitsubishi New Pajero - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) terus menjaga Total Cost Ownership (TCO) mobil Mitsubishi agar tetap kompetitif dan menguntungkan dalam jangka panjang.

Director of Product Strategy of Product Service & Branding Strategy PT MMKSI, Kazuto Azuma, kepada Mobilitas melalui pesan elektronik di Jakarta, Senin (11/5/2026) menyebut TCO mobil Mitsusbishi Pajero dan Triton yang tetap menguntungkan dan kompetitif itu dikarenakan struktur perawatan berkala memiliki interval servis yang jelas. Kemudian, pekerjaan terstandarisasi, dan penggunaan komponen sesuai kebutuhan aktual perusahaan.

“Dengan pendekatan jni, potensi penyesuaian harga pada komponen tertentu (termasuk biaya BBM) tidak memberikan dampak signifikan terhadap total biaya perawatan secara keseluruhan, ” papar Azumo.

Dia menegaskan Mitsubishi Motors Indonesia menyediakan berbagai program layanan purna jual. Program itu antara lain, Smart Package dan Extended Smart Package. Sehingga biaya perwatan lebih terkontrol.

All New Triton – dok.Mobilitas

“Ini memungkinkan konsumen mengamankan biaya servis berkala sejak awal dengan harga terprediksi,” kata Azumo.

Terlebih, selama ini fokus Mitsubishi adalah menghadirkan kendaraan dengan efisiensi konsumsi BBM  yang bagus, dengan durabilitas mesin yang tinggi. Semua itu, berdampak biaya perawatan yang lebih efisien.

Sementara, President Director PT MMKSI Atsushi Kurita, menyebut kenaikan harga BBM jenis Dexlite dan Pertadex saat ini bisa berpengaruh ke perilaku konsumen. Namun, itu hanya dalam jangka pendek.

“Namun, kebutuhan kendaraan diesel tetap kuat. Terutama di segmen-segmen tertentu seperti fleet, bisnis, dan pengguna mobilitas tinggi. Sehingga kami percaya, permintaan tidak akan hilang, melainkan akan beradaptasi,” tandas Kurita.

Seperti diketahui per 4 Mei 2026, pemerintah melalui PT Pertamina (persero) dan anak usahanya mengerek naik harga BBM Solar non-subsidi jenis Dexlite dan Pertamina Dex (Pertadex).

Sejak tanggal itu, harga Dexlite menjadi Rp 26.000 per liter. Sedangkan harga Pertadex menjadi Rp 27.900 per liter.(Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id