Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Vietnam yang masuk Indonesia sejak Februari 2024 itu – di periode Januari hingga Mei atau lima bulan pertama 2026 – membukukan anjloknya penjualan, baik penjualan grosir dari pnbrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Kamis (18/6/2026) memperlihatkan di kurun waktu Januari – Mei 2026 tersebut, total angka wholesales yang dikoleksi VinFast Indonesia sebanyak 1.422 unit. Jumlah itu anjlok 16,6 persen dibanding total wholesales yang dibukukannya pada periode sama di tahun 2025.
Sementara, total angka penjualan ritel yang dikemasnya – di Januari hingga Mei 2026 itu – sebanyak 1.493 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen ini anjlok 12,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Sekadar informasi, saat ini VinFast Indonesia mememasarkan tujuh model mobil listrik dengan berbagai model. Mereka terdiri dari hatchback, SUV, hingga MPV.
Model tersebut meliputi VinFast VF 3, SUV 5-penumpang VinFast VF e34, SUV kompak VinFast VF 6, dan SUV premium VinFast VF 7. Kemudian dua MPV yang terdiri dari VinFast VF 7, dan VinFast Limo Green. (Swe/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












