Munich, Mobilitas – Pabrikan mobil mewah asal Jerman – Bayerische Motoren Werke (BMW) – dalam beberapa pekan meluncurkan generasi terbaru SUV BMW X5 generasi terbaru.
Laporan laman BMW Forum dan The Drive yang disitat Mobilitas, di Jakarta, Senin (22/6/2026) menyebut model ini disajikan dalam lima pilihan sumber tenaga penggerak. Mereka adala mesin bensin, diesel, plug-in hybrid (PHEV), listrik baterai (BEV), serta fuel cell alias mobil listrik berbahan bakar hidrogen.
Generasi paling anyr alias paling gres ini menggunakan platform CLAR. Tampiln parasnya disebut mirip dengan iX3, yakni dengan grille kidney yang lebih tipis, serta panel depan yang menyatu dengan lampu utama. Selain itu lampu belakang yang lebih ramping namun memanjang.
BMW membekalinya dengan fitur keselamatan aktif yang lebih canggih. Termasuk bantuan berkendara di jalan tol mulai ketika mobil masuk dari pintu tol hingga keluar tol, bahkan ada sistem bantuan berkendara dari alamat ke alamat di area perkotaan, dan tak ketinggalan Panoramic iDrive.

Menariknya BMW X5 generasi anyar ini dibekali suspensi adaptif dengan peredam yang dikontrol secara individual serta distribusi bobot yang mendekati 50:50. BMW juga menmberinya pelek berukuran 23 inci atau lebih besar dibandingkan ukuran pelek di model BMW saat ini, yang rata-rata 22 inci.
Sampai saat ini memang belum ada rincian spesifikasi dari masing-masing varin sistem sumber tenaga tersebut. Namun, beberapa bocoran informasi menyebut X5 40 xDrive bermesin bensin bertenaga 294 kW, BMW X5 50e xDrive plug-in hybrid bertenaga 360 kW, dan iX5 60 xDrive listrik yang menyemburkan tenaga 425 kW.
menyiapkan paket baterai terbesar yang pernah digunakan perusahaan, baterai dengan kapasitasnya 144 kWh untuk pasar Amerika Serikat dan 141 kWh untuk pasar Eropa.
Sementara, varian BMW iX5 Hidrogen akan diproduksi di Amerika Serikat pada tahun 2028. Mobil ini menggunakan sistem sel bahan bakar intinya yang dikembangkan bersama Toyota Motor. BMW belum membocorkan informasi soal harganya. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












