Sidney, Mobilitas – Departemen Infrastruktur Australia telah menerima laporan dari Chery Motors Australia Pty Ltd terkait penarikan (recall) ribuan unit Chery Tiggo 8 Pro Max itu, yang menyebut model ini mengalami masalah pada sistem pengeremannya.
Laporan The Sidney Herald yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (1/7/2026) menyebut mobil yang di-recall itu merupakan model tahun 2023 sampai 2026. Total jumlahnya 5.556 unit.
“Laporan dari Chery tanggal 23 Juni 2026 mengakui adanya cacat produksi yang dapat menyebabkan pipa rem bergesekan dengan mesin sehingga sistem pengereman tersebut rusak,” bunyi keterangan Departemen Infrastruktur Australia.

Akibak kerusakkan itu, terjadi kebocoran cairan rem dari pipa fluida sehingga menyebabkan penurunan kinerja pengereman. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, menyebabkan cedera atau kematian pada penumpang kendaraan dan pengguna jalan lainnya.
Chery Australia segera menghubungi oemilik mobil yang terindentifikasi bernasalah melalui email atau lainnya untuk membawal mobil mereka ke dealer terdekat.
Dealer akan memperbaiki kerusakkan tersebut tanpa memungut biaya kepada pemilik kendaraan yang terdampak. (Jrr/ Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












