Bisnis

Bidik AS Jadi Pasar Utama, Ternyata Penjualan VinFast hingga Kuartal I 2026 Masih Merana

×

Bidik AS Jadi Pasar Utama, Ternyata Penjualan VinFast hingga Kuartal I 2026 Masih Merana

Share this article
Logo VinFast - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – VinFast resmi masuk pasar otomotif Amerika Serikat (AS) pada akhir tahun 2022 dengan meluncurkan SUV listrik VF 8 di California untuk segmen pasar premium. Pabrikan asal Vietnam itu memang berambisi menjadikan Negeri Paman Sam itu sebagai pasar utamanya, setelah kampung halmannya, Vietnam.

Di tahun 2022 itu pula VinFast mulai memembangun pabriknya di negeri itu. Rencana awal yang diumumkan pada Maret 2022 menargetkan produksi bisa dimulai pada pertengahan 2024.

Namun, target tersebut terus bergeser ke tahun 2025 hingga akhirnya sempat terhenti total. Kemudian ditargetkan rampung dan beroperasi di tahun 2028, dan untuk meningkatkan kinerja penjualan, VinFast meluncurkan SUV tiga baris kursi, VinFast VF 9 di akhir 2024.

Ternyata, kinerja penjualan mobil merek asal Negeri Paman Ho itu belum membanggakan. Fakta data American Automobile Manufacturers Association (AAMA) dan North America Automobile Dealer Association (NAADA) yang disitat Mobilitas, di Jakarta, Minggu (26/4/2026) menunjukkan di tahun 2026 ini, selama Januari – Maret atau kuartal pertama 2026, penjualan mobil VinFast di AS masih ambles.

VinFast VF9 – dok.Cision PR Newswire

Totalnya, hanya 300 unit, anjlok 42,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025. Padahal, di tahun 2025, hingga akhir November ternyata sudah anjlok a total jumlah mobil VinFast yang ada di AS baru sebanyak 1.413 unit, anjlok 57 persen dibanding periode sama di tahun sebelumnya.

Sejumlah pemerhati pasar otomotif di AS menyebut VinFast menghadapi tantangan, termasuk recall terkait masalah fitur keselamatan, hinggga gugatan kolektif terkait kecepatan pengisian daya baterai. Selain itu pembangunan pabrik di North Carolina yang tertunda. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id