Mobility

Dites Tabrak Global NCAP, Toyota Starlet Tak Dapat Bintang Satupun

×

Dites Tabrak Global NCAP, Toyota Starlet Tak Dapat Bintang Satupun

Share this article
Toyota Starlet menjalani uji tabrak oleh Global NCAP - dok. Global NCAP

Pretoria, Mobilitas – Toyota Starlet yang diuji tabrak oleh Global NCAP (New Car Assessment Programmes ini merupakan versi terbaru Toyota Starlet kembaran Suzuki Baleno yang diproduksi di India.

Keterangan resmi Global NCAP yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Jumat (22/5/2026) menyebut mobil yang dipasarkan di Afrika Selatan itu diuji tabrak. Hasilnya, sebut lembaga itu, dalam uji tabrak untuk aspek perlindungan penumpang dewas, mobil ini tak mendapat satu pun bintang alias nol.

“Sedangkan untuk perlindungan penumpang anak-anak, mobil ini mendapat skor tiga bintang. . Model ini tidak memiliki airbag pelindung kepala bagian samping. Kemudia area pijakan kaki dan bodi mobil tidak stabil dan tidak mampu menahan beban ketika benturan keras terjadi,” bunyi keterangan Global NCAP.

Chief Executive Officer Global NCAP, Richard Woods, mengatakan hasil uji ini merupakan hasil yang mengejutkan untuk produk bermerek Toyota. “Hasil nol bintang ini sangat mengejutkan untuk Toyota.Starlet, Mobil ini memiliki struktur bodi yang tidak stabil, serta perlindungan kepala dan dada yang buruk, yang keduanya merupakan penyebab masalah serius,” tandas Richard.

Toyota Glanza atau yang negara lain dinamai Toyota Starlet – dok.Toyota India

Sementara itu, Toyota mengaku tengah memperbaiki model Starlet di Afrika Selatan itu. Toyota akan menambahkan fitur keselamatan tambahan sebagai standar, termasuk airbag kepala dan badan samping.

“Kami menyambut baik peningkatan peralatan keselamatan ini dan kami akan segera menguji model yang telah direvisi ini,” kata Richard.

Sekadar informasi hatchback kompak Toyota Starlet itu di India bernama Toyota Glanza. Data Asosiasi Industri Otomotif India(SIAM) yang dikutip Mobilitas di Jumat (22/5/2026) memperlihatakan penjualan mobil ini selama periode Januari hingga April 2026, rata-rata per bulan baru 3.200-an unit, dan belum bisa kembali seperti di Desember 2025 yang mencapai 6.451 unit

Fakta berbicara di bulan Januari 2026, mobil ini laku sebanyak 2.978 unit, Februari 3.212 unit. Kemudian pada bulan Maret sebanyak 3.470 unit, dan April sebanyak 3.360 unit. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id