Ducati XDiavel Nera Edisi Khusus Rambah Thailand, Dijatah Cuma 5 Unit

0
1011
Ducati XDiave Limited Edition - dok.Istimewa via Cycle News

Bangkok, Mobilitas – Ducati hanya memproduksi 500 unit Ducati XDiavel Nera edisi khusus.

Seperti dilaporkan Bangkok Post, Jumat (16/9/2022), dari 500 unit tersebut lima unit di antaranya dialokasikan untuk Thailand. “XDiavel Nera merupakan edisi khusus hasil kolaborasi antara Ducati dengan produsen furnitur mewah, Poltrona Frau,” bunyi keterangan Ducati Thailand.

Ciri khas edisi khusus ini adalah cirak padupadan warna “hitam dalam hitam” termasuk jok khusus yang dibuat dari lembaran kulit kelas wahid, Pelle Frau. Jok ini dibuat secara manual.

Jok berketinggian 75 milimeter dari tanah ini ditawarkan dalam pilihan warna Siam Red dan Steel Blue, di bagian tengahnya diberi lambang huruf X yang diukir secara khusus menggunakan sinar laser. Selain itu, pembeli akan mendapatkan gantungan kunci khusus dan plakat eksklusif.

Motor cruiser Ducati ini dibekali mesin Testastretta DVT 1262, 1.200 cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 152 hp pada 9.500 rpm dengan torsi 126 Nm pada 5.000 rpm. Ducati melengkapinya dengan rem cakram 320 mm dengan kaliper Brembo M50 monoblock merah di roda depan.

Ducati XDiavel Nera Limited EDition, hasil kolaborasi antara Ducati dengan Poltrona Frau – dok.Istimewa

Sedangkan roda belakang menggunakan cakram 265mm dengan kaliper Brembo dua piston yang dilengkapi ABS khusus. Selain itu terdapat kontrol traksi. Sensor IMU dari Bosch, serta pengontrol daya jelajah yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Edisi khusus XDiavel ini merupakan bagian dari amunisi pabarikan asal Bologna, Italia, itu dalam menggempur dunia. Maklum, sepanjang Januari – Juli tahun ini, penjualan motor Ducati di dunia masih sedikit lesu.

Data penjualan di MCD Research yang dikutip Mobilitas, Jumat (16/9/2022) menunjukkan, sepanjang tujuh bulan pertama itu, penjualan Ducati sebanyak 39.400 unit. Jumlah ini menciut 2,8% dibanding periode sama 2021 lalu.

Penurunan terjadi di Cina sebesar 5,8%, Jepang 1,4%, dan di Korea Selatan 7,6%. Namun di ASEAN dan India masih meningkat. (Din/Aa)