Hangzhou, Mobilitas – Kinerja penjualan global (di dalam negeri Cina dan di luar negeri) Geely Auto sepanjang Januari hingga Juni atau semester pertama 2026 itu ekspor mobil Geely memecahkan rekor penjualan dalam sejarah pabrikan.
Laporan The Green Car Journal yang mengutip keterangan Geely Auto dan dikutip Mobilitas di Jakarta, Senin (6/7/2026) menyebut di semester pertama 2026 itu Geely (terdiri dari merek Geely, Lynk & Co, dan Zeekr) menjual 1.422.958 mobil di pasar global. Jumlah ini meningkat 22.000 unit lebih dibanding penjualan di periode sama pada tahun lalu yang sebanyak 1.409.000 unit.
“Sepanjang enam bulan pertama 2026 itu, penjualan di pasar internasional meningkat lebih dari dua kali lipat dan ekspor bulanan melampaui 100.000 kendaraan untuk pertama kalinya,” bunyi pernyataan pabrikan.

Pabrikan mobil asal Hangzhou, Republik Rakyat Cina, itu menyebut di periode Januari – Juni 2026 pihaknya berhasil mengekspor 474.228 mobil ke berbagai negara. Jumlah itu meroket 158 persen dibanding total ekspor selama periode sama di tahun lalu yang sebanyak 184.114 unit.
Menariknya, dari total jumlah mobil Geely yang terjual di pasar global pada semester pertama 2026 itu, 277.189 unit diantaranya merupakan mobil elektrifikasi alias NEV yang terdiri dri mobil listrik baterai (BEV), Plug-in Hybrid (PHEV), dan lainnya. Total penjualan NEV itu meroket 585 persen dibanding periode sama di tahun sebelumnya yang baru sebanyak 40.000 unit.
Tujuan ekspor Geely kini taka hanya negara-negara Asia, tetapi juga Eropa. Negara tujuan ekspor di Eropa itu antara lain Jerman, Spanyol, Belanda, dan Prancis (Swe/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












