Jakarta, Mobilitas –Sudah lebih dari satu dekade produsen kendaraan listrik lokal Vietnam, VinFast, menggelontorkan dan miliaran dolar AS untuk ekspansi secara agresif. Namun, hasilnya masih belum seperti yang diharapkan, karena sejak berdiri tahun 2017 belum pernah mencetak laba.
Padahal, dan yang digelontorkan oleh pabrikan besutan Pham Nhat Vuong itu sebagian berasal dari utang. Kini, VinFast tercatat masih memiliki utang yang segera harus dibayar sebesar US$7 Miliar.
Karena alasn untuk melunasi utang tersebut, laporan Reuters dan The Financial yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Jumat (22/5/26), menyebut VinFast dikabarkan akan menjual pabriknya di Vietnam.
“Untuk mengurangi beban utang itu, (12 Mei 2026) VinFast mengumumkan rencana menjual pabriknya di Vietnam. Termasuk dua pabrik utama, senilai13,3 triliun Dong (atau sekitar US$506 juta). Pembeli pabrik tersebut nantinya juga akan mengambil alih utang VinFast sekitar US$6,9 miliar (hampir US$7 miliar) utang VinFast,” tulis dua medi tersebut mengutip sumber di perusahaan.

Sang sumber mengatakan dengan cara itu, maka VinFast bisa terlepas dari utang karena unit manufaktur dihapus dari pembukuannya. “Kebijakan itu akan membuat VinFast menjadi perusahaan asset-light, yakni lebih fokus pada soal riset dan pengembangan produk ketimbang manufaktur,” papar dia.
Kabarnya perusahaan investasi Future Investment and Trading Development (FIRD), yang sebelumnya dimiliki Vingroup dan Vuong hingga Januari 2026 lalu (karena dibeli pengusaha properti kondang Nguyen Hoai Nam ) akan membeli pabrik VinFast itu. FIRD akan menjadi pemilik utama bisnis manufaktur tersebut dengan kepemilikan 95,5 persen.
Meski menjual bisnis manufaktur di Vietnam, tetapi VinFast memastikan akan tetap mempertahankan pabrik perakitannya di Indonesia dan India. Selain itu tetap memegang hak paten kendaraan listrik generasi terbaru mereka. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












