Jakarta, Mobilitas – Total penjualan eceran dari dealer langsung ke konsumen alias penjualan ritel di periode Januari – Agustus 2026 tersebut sudah melejit hingga 2.400 persen lebih dibanding periode sama di tahun 2025. Dan lonjakan penjualan juga terjadi dalam penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Senin (21/9/2026) menunjukkan pada periode delapan bulan pertama 2026 itu, total wholesales mobil merek Polytron mencapai 452 unit. Jumlah itu melonjak hingga 951,2 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
Sementara, total penjualan ecerannya – di saat yang sama – sebanyak 457 unit. Total penjualan ritel itu meroket hingga 2.438,9 persen dibanding kurun waktu Januari hingga Agustus 2025.
Sekadar informasi, Polytron yang merupakan produsen perlatan elektronik lokal Indonesia itu mulai memperkenalkan dan sekaligus menjual mobil listrik di Tanah Air pada 6 Mei 2025. model perdana yang diperkenalkan yaitu Polytron G3 dan G3+ (berbasis mobil merek Skyworth asal China).
Fakta data berbicara, sejak Mei hingga Desember 2025, total wholesales mobil Polytron di pasar Indomesia sebanyak 455 unit. Sedangkan total penjualan ritelnya, di kurun waktu yang sama sebanyak 353 unit. (Anp/Aa)
