⌂ Beranda › Model Baru › VW Undur Jadwal Peluncuran Mobil LIstrik ID.Golf, Gegara Masalah Ini
Model Baru

VW Undur Jadwal Peluncuran Mobil LIstrik ID.Golf, Gegara Masalah Ini

VW Undur Jadwal Peluncuran Mobil LIstrik ID.Golf, Gegara Masalah Ini
Logo VW di grill mobil - dok.Volks Affair
A A Ukuran Teks16px

Jakarta, Mobilitas – Volkswagen (VW) menghentikan sementara proses pengembangan versi baru dari mobil listrik VW Golf atau ID.Golf. Kebijakan ini diambil menyusul cekaknya anggaran perusahaan.

Laporan Autocar yang disitat Mobilitas di Jakarta, Senin (2/11/2026) menyebut Head of Brand Division VW, Thomas Schafer, telah mengonfirmasi kabar itu. “Kami saat ini, tidak sanggup untuk membiayai pekerjaan pengembangan (versi baru dari mobil listrik VW Golf atau ID.Golf) ini,” kata dia.

Schafer juga menegaskan bahwa penghentian program itu bersifat sementara semabri menungggu kondisi keuangan perusahaan membaik lagi. Dengan kata lain, proyek pengembangan model baru VW Golf listrik tidak dibatalkan.

Finance Director VW, David Powels, mengatakan Volkswagen perlu menetapkan kembali prioritas investasi dan memperbaiki struktur biaya di tengh kondisi pasar yang sangat menantang dan sejumlah faktor khusus yang menyebabkan kinerja keuangan perusahaan terbebani.

“Dan menghentikan sementara proses pengembangan ID.Golf ini dilakukanhingga perusahaan memiliki kemampuan dalan mengakomodasi kebutuhan investasi secara lebih aman,” tandas Powels.

Sedianya, model anyar VW Golf listrik itu akan diluncurkan pada tahun 2028 atau 2029. Namun karena proses pengembangannya dihentikan sementara, jadwal peluncuran mobil yang akan diproduksi di Wolfsburg, Jerman.itu diundur menjadi awal dekade 2030-an.

Sementara itu, laporan Global Data Tracker yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Senin (2/11/2026) menunjukkan di periode Januari – September 2026, Volkswagen Group membukukan penjualan sebanyak 6,01 juta unit wholesales dan 5,9 juta unit ritel. Jumlah ini merosot 9 persen dan 10,6 persen dibanding periode sama di tahun lalu.

Seiring dengan capain penjualan tersebut, pendapatan perusahaan juga menyusut menjadi 233,4 juta euro dari 238,7 juta euro di periode sembilan bulan pertama 2025. Pendapatan itu turun 2 persen. (Anp/Aa)

Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru