⌂ Beranda › Sosok › Bos VinFast Pham Nhat Vuong Masih Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara, Segini Hartanya
Sosok

Bos VinFast Pham Nhat Vuong Masih Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara, Segini Hartanya

Bos VinFast Pham Nhat Vuong Masih Jadi Orang Terkaya di Asia Tenggara, Segini Hartanya
Pham Nhat Vuong, memulai bisnis dari jualan mie instan - dok.Istimewa via CafeLand
A A Ukuran Teks16px

Jakarta, Mobilitas – Majalah bisnis dan keuangan asal New Jersey, Amerika Serikat, Forbes, mengumumkan daftar peringkat orang terkaya di dunia terbaru per pekan pertama 2026. Termasuk di wilayah Asia Tenggara.

Laporan Forbes yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Kamis (5/11/2026) menyebut, hingga Selasa (3/11/2026) orang terkaya di kawasan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) adalah pendiri induk perusahaan dari pabrikan mobil VinFast – atau Vingroup - Pham Nhat Vuong.

Pria kelahiran Hanoi, Vietnam, 5 Agustus 1968, itu kini memiliki kekayaan senilai US$ 37 miliar. Penyumbang isi pundi-pundi kekyaan Pham yang terbesar dari sektor otomotif merek VinFast (terdiri dari mobil dan motor listrik).

VinFast memiliki pabrik di Vietnam, India, dan Indonesia. Tahun 2023, Pham Nhat Vuong membawa VinFast menjadi perusahaan publik melalui pencatatan saham (listing) SPAC di Nasdaq.

Selain sektor otomotif, Vingroup juga memiliki mesin uang dari sektor real estat, ritel, layanan kesehatan, serta sektor lainnya. Di sektor otomotif, VinFast membukukan penjualan mobil di pasar global selama Januari–September 2026 sebanyak 211.242 unit,melejitt 91 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari total penjualan global tersebut, 177.697 unit diantaranya dibukukan di Vietnam (naik 71 persen year-on-year). Jumlah penjualan di sembilan bulan pertama 2026 tersebut melampaui total penjualan sepanjang tahun 2025 yang sebanyak 175.099 unit.

Kini, total kekayaan Pham Nhat Vuong telah melebihi total kekayaan orang terkaya di Indonesia Robert Budi Hartono yang senilai US$ 12 miliar. Bahkan jauh lebih banyak dibanding total kekayaan konglomerat Malaysia, Robert Kuok, yang sebesar US$ 12,4 miliar. (Din/Aa)

Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru