Pedia

Mobil Listrik Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta Api? Ini Kemungkinan Penyebanya

×

Mobil Listrik Tiba-tiba Mati di Perlintasan Kereta Api? Ini Kemungkinan Penyebanya

Share this article
Ilustrasi mobil listrik - dok.CAR Magazine

Jakarta, Mobilitas – Banyak pendapat dan perkiraan penyebab mobil listrik yang juga armada taksi Green SM mogok di perlintasan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Mobil tersebut tertemper KRL Commuter Line dan berujung kecelakaan maut KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun tersebut yang mengakibatkan belasan korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka. Dugaan spekulatif yang mencuat menyebut kemungkinan besar mobil listrik itu mogok alias mati mendadak karena terpapar elektromagnetik di sekitar area perlintasan kereta.

Namun pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menepis dugaan seperti itu. Sebab, kata Ynnes, mobil listrik modern telah memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan elektromagnetik,

“Mobil listrik produksi sekarang ini, dirancang dengan pelindung interferensi elektromagnetik. Dan hasil rancangan itu juga sudah diuji berkali-kali terhadap paparan gelombang elektromagnetik. Setelah semuanya aman baru dipasarkan. Jadi sangat konyol jika pabrikan memproduksi mobil listrik tanpa uji ini kemudian langsunga menjualnya,” papar Yannes saat dihubungi Mobilitas dari Jakarta, Rabu (30/4/2026).

Ilustrasi, perlintasan kereta api – dok.Istimewa via Djoko Setijowarno

Lebih dari itu, sambung Yannes, gelombang dan medan elektromagnetik yang dihasilkan rel kereta api juga terlalu lemah untuk mempengaruhi sistem kelistrikan kendaraan. Bai kendaraan listrik maupun kendaraan bermesin konvensional.

Menurut Yannes, kemungkinan besar yang masuk akal terkait mobil listrik mati mendadak di sekitar rel kereta api ada beberapa kemungkinan. Pertama, karena baterai tegangan rendah 12 volt (aki) sudah lemah yang menjadikan proses booting sistem utama terganggu, sementara ban telah menyangkut di rel kereta butuh dorongan segera.

Kemungkinan kedua, sistem sensor yang terganggu setelah mobil digunakan terus menerus dan terjadi getaran selama perjalanan, akibatnya fitur keamanan seperti immobilizer tiba-tiba aktif begitu ban mobil melindas rel dan mobil terhentak. Mobil pun mati mendadak, karena seluruh sistem kendaraan terkunci.

Kemungkinan ketiga karena sistem manajemen baterai (BMS) bermasalah. BMS salah membaca arus listrik atau kapasitas daya baterai yang tersisa. Akibatnya, sistem di mobil mematikan kendaraan alias tiba-tiba mogok, kebetulan mobil tengah melintasi rel. (Jrr/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id