Tokyo, Mobilitas.id - Mitsubishi menghidupkan kembali Pajero melalui generasi kelima setelah SUV tersebut berhenti diproduksi pada 2021 silam. Model baru ini sekaligus menjadi produk pertama yang diluncurkan dalam visi jangka menengah hingga panjang Mitsubishi Motors yang diumumkan pada Mei 2026.
Pajero terbaru membawa perubahan besar dibanding dua generasi sebelumnya. Mitsubishi meninggalkan konstruksi monocoque dan menggunakan basis yang berasal dari Triton, sehingga SUV tujuh penumpang tersebut kembali memakai format yang lebih dekat dengan kendaraan ladder frame.
Chief Product Specialist Mitsubishi Motors Kunitoshi Itagaki mengatakan pengembangan Pajero merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan kembali produk yang memiliki karakter utama Mitsubishi, terutama kemampuan, daya tahan, dan keandalan.
"Dalam menyusun visi jangka menengah hingga panjang yang baru, kami berkomitmen memperkenalkan produk yang mewujudkan DNA Mitsubishi Motors, termasuk kekuatan kami dalam kemampuan, daya tahan, dan keandalan, sebagai bagian dari strategi pertumbuhan secara keseluruhan," kata Itagaki.
Menurut dia, Pajero selama ini menjadi salah satu model yang paling mewakili karakter tersebut. Mitsubishi juga melihat kembalinya Pajero sebagai salah satu cara memperkuat jajaran produknya yang dalam beberapa tahun terakhir relatif terbatas di sejumlah pasar.
"Pajero adalah model yang sejak lama mewakili kekuatan inti tersebut, dan kami yakin posisinya sangat tepat, bukan hanya untuk memperkuat jajaran produk kami, tetapi juga merek Mitsubishi Motors," ujarnya.
Pajero ditempatkan sebagai flagship Mitsubishi
Dalam peluncuran global Pajero di Jepang, Presiden Mitsubishi Motors Kishiura Keisuke menyebut SUV tersebut sebagai model flagship yang akan membawa merek Mitsubishi Motors ke depan. Posisi itu sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkuat produk yang memiliki karakter khas Mitsubishi.
Itagaki mengatakan Pajero baru tidak diperlakukan sekadar sebagai pengembalian nama lama. Mitsubishi menempatkannya sebagai aset merek yang mewakili teknologi perusahaan dan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen saat ini.
"All-new Pajero bukan sekadar menghidupkan kembali model populer dari masa lalu. Kami melihatnya sebagai aset merek berharga yang melambangkan teknologi Mitsubishi Motors," kata Itagaki.
"Keandalan dan semangat petualangannya dirancang kembali untuk memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini, dan diperkenalkan sebagai model flagship yang mewakili masa depan merek Mitsubishi Motors," lanjutnya.
Kembali setelah produksi berakhir pada 2021
Nama Pajero pertama kali diperkenalkan pada 1982 sebagai SUV dengan kemampuan off-road yang tetap menawarkan kenyamanan layaknya kendaraan penumpang. Empat generasi kemudian, produksi generasi terakhir yang diperkenalkan pada 2006 berakhir pada 2021.
Dengan demikian, kemunculan generasi kelima mengakhiri jeda sekitar enam tahun sejak produksi Pajero terakhir dihentikan. Jika dihitung dari pergantian generasi, Mitsubishi membutuhkan sekitar dua dekade untuk menghadirkan generasi Pajero yang benar-benar baru setelah model generasi keempat muncul pada 2006.
Selama periode tersebut, Mitsubishi juga menggunakan nama Pajero Sport untuk SUV yang berukuran lebih kecil dan berbasis Triton. Pajero generasi terbaru kini juga menggunakan basis Triton dan secara efektif mengambil posisi Pajero Sport dalam jajaran tersebut.
Meski konstruksinya berbeda dari Pajero generasi ketiga dan keempat yang memakai monocoque, Mitsubishi menyatakan model baru tetap dirancang untuk mempertahankan kemampuan tangguh sekaligus serbaguna yang selama ini dikaitkan dengan Pajero.
Versi hybrid diperkirakan menyusul
Pajero generasi kelima hadir sebagai SUV tujuh tempat duduk. Pilihan penggerak hybrid juga diperkirakan akan ditawarkan pada tahap berikutnya, meski rincian teknis dan waktu peluncurannya belum dijelaskan dalam bahan yang tersedia.
Mitsubishi juga dapat memperluas penggunaan nama Pajero ke kendaraan lain pada masa mendatang. Strategi tersebut diarahkan untuk membangun keluarga kendaraan berorientasi off-road dengan Pajero sebagai salah satu nama utamanya.
"Dengan memudahkan pelanggan mengasosiasikan Mitsubishi Motors dengan nilai-nilai khas kami, kami ingin mendukung keberhasilan keluarga kendaraan yang lebih luas dengan orientasi off-road," kata Itagaki.
Ia menambahkan bahwa warisan Pajero menjadi alasan Mitsubishi memilih model tersebut untuk memperlihatkan arah produk perusahaan berikutnya. Belum ada informasi mengenai rencana pemasaran Pajero generasi kelima di Indonesia maupun spesifikasi yang akan ditawarkan apabila model tersebut masuk ke pasar Tanah Air.
| Specifications | Mitsubishi Pajero |
|---|---|
| Engine | 2.4L 4cyl turbo-diesel |
| Power | 150kW |
| Torque | 470Nm or 480Nm, variant-dependent |
| Transmission | 8-speed auto |
| Drive type | ‘Super Select II’ four-wheel drive |
Rekomendasi
Kia Vision Meta Turismo Raih Red Dot Award 2026, Usung Tiga Mode Interaktif
Mobil Pickup Selama Januari – Juli 2026 Laris Manis di Indonesia, Ini Pemicunya
Hingga Agustus Tahun Ini, Penjualan Mobil Volvo Merosot di Swedia dan Indonesia
Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Meluncur, Indonesia Berpeluang Kebagian
Volkswagen ID. Buzz Padukan Warisan Kombi dengan Mobilitas Listrik untuk Beragam Gaya Hidup

