Jakarta, Mobilitas – Kia Motors dikabarkan menarik kembali (recall) 21.290 unit mobil listrik Kia EV9 model tahun 2025 dan 2026. Mobil – mobil tersebut mengalami masalah pada kantong udara (airbag).
Dokumen Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (2/9/2026) menyebut sensor pada sistem pendeteksi penumpang di sistem airbag itu mengalami gangguan dan terjepit saat posisi kursi penumpang depan dinaikkan ke tingkat tertinggi.
>>> Geely Recall Hampir 93.000 Mobil, Gegara Perangkat LiDAR Bermasalah
"Pemasangan selang yang tidak tepat berdampak ke sensor yang menjadikan deteksi posisi tidak akurat. Itu membuat sistem gagal menonaktifkan kantong udara penumpang depan saat penumpang anak-anak yang membutuhkan posisi setelan kursi tertinggi, duduk di kursi depan. Jika kantung udara aktif berpotensi mengembang dan menjepit penumpang anak-ank tersebut. Tentu, ini sangat membahayakan, " bunyi dokumen tersebut.
>>> Strategi Jitu Hino Gerakkan Transportasi Negeri Lewat Program Vokasi
Pemilik kendaraan umumnya tidak menyadari ada masalah seperti itu di mobilnya. Mereka baru menyadarinya ketika lampu peringatan kantong udara menyala. Selain itu muncul bunyi peringatan sabuk pengaman meski tidak ada penumpang yang duduk di kursi tersebut.
>>> Pemerintah Berniat Pangkas Kuota Pertalite hingga 58,5 Persen di 2027
Kia Motors di Amerika Serikat akan mengirim surat pemberitahuan penarikan kembali Kia EV9 ke pemilik mobil pada pertengahan Oktober 2026. Mereka diminta membawa mobilnya ke bengkel resmi untuk pemasangan selang kantong udara baru sekaligus pemeriksaan sensornya, dan komponen yang bermasalah diganti. (Din/Aa)
