Bisnis

Penjualan Mobil Volvo di Indonesia Masih Loyo, Januari – Mei 2026 Anjlok 45,5 Persen

×

Penjualan Mobil Volvo di Indonesia Masih Loyo, Januari – Mei 2026 Anjlok 45,5 Persen

Share this article
Volvo XC40 - dok.Mobilitas

Jakarta, Mobilitas – Pabrikan mobil kondang asal Swedia, Volvo, resmi kembali beroperasi di Indonesia pada tahun 2022 di bawah naungan PT Leading Vision Otomotif (LVO). Kini Volvo fokus melakukan pemasaran dan penjualan mobil berteknologi elektrifikasi atau mobil listrik (EV).

Kini, Volvo menjual sejumlah model mobil seperti SUV listrik Volvo EX90, kemudian sedan listrik premium Volvo ES90, dan SUV Plug-in Hybrid Volvo XC60. Lalu Volvo XC90, sebuah SUV keluarga premium yang tersedia dalam varian Mild Hybrid (MHEV) dan T5/T6.

Selain itu, Volvo juga menawarkan sedan Volvo S60 dan Volvo S90. Model lainnya adalah Volvo V60 Cross Country sebuah wagon ikonik bergaya adventure.

Tetapi, soal penjulan, khususnya di periode Januari – Mei 2026 ternyata masih loyo. Total penjualannya secara grosir dari pabrik ke dealer alias wholesales maupun penjualan secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) anjlok 45 persen lebih dibanding total wholesales dan penjualan ritel selama periode sama di tahun 2025.

Volvo XC90 – dok.Mobilitas

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Sabtu (20/6/2026) menunjukkan di periode Januari – Mei 2026 itu, total wholesales mobil Volvo di Indonesia hanya 24 unit. Jumlah penjualan grosir itu anjlok hingga 45,5 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Sedangkan total penjualan ritelnya, di kurun waktu yang sama juga hanya 24 unit. Total penjualan ritel ini juga anjlok 45,5 persen dibanding total penjualan ritel yang tercetak di periode lima bulan pertama 2025.

Selama bulan Mei saja, jumlah angka wholesales yang diraup Volvo Indonesia hanya 5 unit. Jumlah tersebut anjlok 54,5 persen. Dan penjualan ritelnya juga sama persis yakni cuma 5 unit, juga anjlok hingga 54,5 persen dibanding penjualan ritel di bulan Mei 2025. (Swe/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id