Jakarta, Mobilitas – Besaran kemerosotan penjualan mobil Hyundai yang dijual di Indonesia selama periode delapan bulan pertama 2026 itu sudah mengecil dibanding periode Januari – Juni atau semester pertama. Anjloknya penjualan tersebut terjadi baik dalam grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Rabu (16/9/2026) menunjukkan pada periode semester pertama 2026, total wholesales mobil Hyundai yang dijual PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) sebanyak 9.041 unit. Jumlah itu anjlok 19,2 persen dibanding periode sama di tahun lalu.
Sementara, total penjualan ritelnya sebanyak 8.997 unit. Total penjualan eceran itu anjlok hingga 22,3 persen dibanding periode Januari hingga Juni 2025.
Sedangkan selang dua bulan kemudian atau hingga bulan Agustus, total penjualan mobil merek asal Korea Selatan itu masih anjlok, meski besarannya sudah mengecil. Fakta berbicara, di periode Januari – Agustus 2026, total wholesales mobil Hyundai di Indonesia itu sebanyak 12.297 unit, anjlok 11,1 persen dari tahun lalu.
Adapun total penjualan ritelnya – di saat yang sama – sebanyak 12.204 unit. Total penjualan ke konsumen tersebut anjlok 15,2 persen dibanding periode delapan bulan pertama 2025. (Jrr/Aa)
Rekomendasi
Ojol Listrik Milik Vinfast Green SM Resmi Beroperasi di Jakarta
Hingga Agustus 2026, Chery Group Sudah Ekspor 7 Juta Mobil ke Berbagai Negara
Mobil Listrik dan Hybrid Bekas di RI Kini Mulai Diminati, Pembiayaan Kredit Jadi Bukti
Di China Januari -Juli 2026 Penjualan Ritel EV BYD Anjlok 35,6 Persen, Ini Pemicunya
Hingga Agustus 2026, Penjualan Ritel Volvo di RI Masih Loyo, Sebulan Tak Sampai 10 unit
