Tangerang, Mobilitas – Pemerintah memberlakukan mandatori penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) campuran solar dengan minyak sawit 50 persen (BBM B50) sejak 1 Juli 2026.
Serangkaian uji jalan hingga 50.000 kilometer (km) pun telah dilakukan, dan disimpulkan tidak ada masalah seius dengan BBM ini.
“Memang, ada dampak ya, tetapi itu yang tahu persis orang bagian operasional. Namun, dalam hal ini yang ingin kami sampaikan adalah bagaimana soal ketersediaannya (BBM B50 itu). Baik kuantitasnya maupun sebaran di titik-titik tempat pengisian BBM,” ungkap Presiden Direktur PT Grahaprima Sukses Mandiri (Graha Trans), Ronny Sendjaja, saat ditemui media usai acara Talk Show di Booth Mitsubishi Fuso, GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Jumat (7/8/2026).
Menurut Rony, soal jaminan ketersediaan ini penting – khususnya bagi truk angkutan logsitik, seperti perusahaannya – karena mobilitas truk yang lintas kota dan provinsi. Bahkan, sering ke daerah-daerah plosok.

“Jangan sampai ketersediaan terbatas sehingga truk harus mengantre. Kalau ini terjadi, maka diperlukan cost tambahan. Apalagi, angkutan logistik itu dituntut kecepatan dan ketepatan, kalau terlambat customer kami komplain,” tandas Ronny.
Hal senada diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan. “Faktor BBM itu yang utama bagi angkutan truk. Kalau BBM telat suplainya, atau sebaran tidak merata di daerah ya sudah, kita selesai. Karena, di tengah iklim persaingan bisnisnyang semakin ketat ini, kecepatan dan ketepatan itu yang utama. Nah, kami sebagai mitra pebisnis, tentu juga dituntut cepat dan tepat juga,” papar Tarigan saat dihubungi Mobilitas, di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Sementara itu, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB/ Fuso Indonesia) Aji Jaya, yang ditemui di tempat yang sama mengatkan, dari sisi teknis selama pengujian B50 melalui uji jalan truk sejauh 50.000 km tidak ditemukan masalah.
“Kebetulan kami, Fuso, juga juga ikut terlibat uji ini. Tidak ada masalah. Dan, saat ini setelah 1 bulan diterapkan (penggunaan B50) belum ada laporan yang menyebut ada masalah (di sektor mesin) di truk,” tandas Aji. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











