Jakarta, Mobilitas – Mobil listrik (dari merek asal Cina, Skyworth) yang dipasarkan oleh pabrikan elektronik lokal Indonesia – Polytron – telah berhasil membangun eksistensi. Penjualan grosir dari pabrik (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) mobil itu di tahun 2025 maupun di awal 2026 berhasil mengungguli beberapa merek Eropa dan bahkan Jepang.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (10/3/2026) menunjukkan di tahun 2025 (Januari – Desember) wholesales mobil merek Polytron iru terjual secara grosir 455 unit. Sementara, penjualan ritelnya ‘- di saat yang sama – sebanyak 353 unit.
Sedangkan memasuki tahun 2026, di bulan Januari wholesales mobil Polytron sebanyak 82 unit, dan penjualan ritel mencapai 12 unit. Dengan total penjualan grosir atau wholesales sebanyak itu Polytron bertengger di peringkat ke-25 wholesales terbanyak, di atas merek Jepang, Nissan hingga Subaru.
Adapun dalam penjualan ritel, Polytron bercokol di urutan ke-39. Pada kategori penjualan ritel, posisi ke-39. Dia mengungguli merek Volvo, Changan, dan Audi.

“Kalau bicara soal prefrensi konsumen, saat ini loyalitas konsumen itu mulai mengalami redefinisi. Variabel memang tetap yaitu keunggulan teknologi. Nah, merek-merek yang menyuguhkan keunggulan teknologi maupun fitur terkini xemgan harga yang lebih terjangkau tentu menjadi daya tarik. Jadi.loyalitas berdasar emosional itu mulai bias, kecuali mobil-mobil eksotik kelas premium dan super premium ya, ” ungkap Sekretaris Jenderal Gaikindo, Kukuh Kumara, yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Terlebih, lanjut Kukuh, di kalangan generasi milenial dan generasi Z yang secara porsi demografi kini lebih dominan. “Kelomok konsumen kategori milenial dan generasi Z itu jumlahnya banyak. Mereka adalah kelompok yang rasional, melek teknologi dan tidak mau loyal ke sebuh merek saja hanya berdasar perasaan atau emosional.saja. Mereka sangat rasional,” papar Kukuh.
Dengan fakta seperti itu mereka apa.saja, termasuk Polytron, jika.dinilai memiliki keunggulan teknologi dan fitur yang oke bakal dipilih. Terlebih jika harganya lebih miring. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












