Bisnis

Ekspor Royal Enfield dari India ke Dunia Terus Naik, Model 350 Classic dan Hunter Terlaris

×

Ekspor Royal Enfield dari India ke Dunia Terus Naik, Model 350 Classic dan Hunter Terlaris

Share this article
Royal Enfield Super Meteor - dok.Istimewa

Jakarta, Mobilitas – Total ekspor tersebut merupakan jumlah yang dibukukan selama tahun fiskal 2025/2026 yaitu dari bulan April 2025 hingga Maret 2026. Sementara total penjualan global yang terbanyak di India.

Seperti diketahui, Royal Enfield – motor merek asal Inggris – diakusisi oleh Eicher Motors, anak perusahaan produsen kendaraan komersial India Eicher Goodearth secara bertahap sejak tahun 1990 dan secara total pada tahun 1994. Fakta berbicara, pada tahun 1990 Eicher Motors membeli 26 persen saham Royal Enfield Ltd.

Kemudian di tahun 1993 mengambil alih mayoritas saham yakni hingga 60 persen. Lalu di tahun 1994 menguasai seluruh saham pabrikan sepeda motor tersebut.

Rekam jejak pabrikan India itu memperlihatkan, di bawah payung Eicher Motors, Royal Enfield berhasil bangkit dari kerugian danEnfield 2025, berkembang pesat. Meski di awal tahun 2000-an sempat hampir ditutup karena penjualan yang terpuruk.

Kini di tahun fiskal 2025/2026 penjualannya cukup moncer. Terlebih penjualan ke luar India alias ekspor yang trennya dalam dua tahun terakhir terus menanjak.

Logo Royal Enfield – dok.Istimewa via AutoX

Data laporan penjualan dari Royal Enfiels yang disitat Mobilitas di Jakarta, Jumat (3/4/2026) menunjukkan di tahun fiskal 2025/2026 yaitu dari bulan April 2025 hingga Maret 2026, penjualan global (di India dan di luar negeri) mencapai 1.238.659 unit (di India 1.107.343 unit).

Jumlah penjualan global tersebut melonjak 23 persen dibanding total penjualan global sepanjang tahun fiskal 2024/2025. Karena di periode April 2024 hingga Maret 2025, penjualan Royal Enfield di dunia msih sebanyak 1.009.900 unit.

Sementara total yang diekspor pada tahun fiskal 2025/2026 sebanyak 131.316 unit, jumlah itu naik lumayn dibanding ekspor thun fiskal 2024/2025 yang sebanyak 107.143 unit. Dan ekspor di tahun fiskal 2024/2025 tersebut telah menanjak 37 persen dibanding ekspor thun fiskal 202/2024 yang masih sebanyak 77.937 unit.

“Model dengan mesin berkubikasi 350 cc seperti Royal Enfield Classic, Royal Enfield Meteor, dan Royal Enfield Hunter menjadi mesin pertumbuhan ekspor karena permintaan yang sangat kuat. Selain itu, model Himalayan 450 permintaannya, tumbuh berlipat,” sebut pabrikan itu. (Jrr/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id