Guangzhou, Mobilitas – XPeng GX merupakan SUV listrik premium full-size unggulan (flagship) dari pabrikan otomotif asal Guanzhou, Republik Rakyat Cina, Guangzhou Xiaopeng Motors Technology Co. Ltd alias XPeng Motors.
Laporan Carnewschina yang disitat Mobilitas di Jakarta, Minggu (24/5/2026) menyebut XPeng GX terpesan 24.863 unit hanya dalam waktu 12 jam tak lama setelah diluncurkan. Menariknya, dari total jumlah mobil yang terpesan itu, 80 persen merupakan tipe tertinggi, yakni XPeng GX Ultra.
Laman CnEvPost menyebut big SUV berkapasitas enam penumpang yang diluncurkan Kamis (21/5/2026) itu ditawarkan dalam pilihan kendaraan listrik baterai (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV). Mereka disiguhkan dalam delapan varian dengan banderol mulai 279.800 yuan hingga 359.800 yuan.
Xpeng GX memiliki dimensi ukuran panjang 5.265 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, serta wheelbase 3.115 mm. XPeng memberinya beragam fitur premium. Fitur itu mulai dari captain seat dengan mode zero gravity, ventilasi, pemanas, pijat 16 titik, hingga layar plafon 21,4 inci, hingga sistem audio 33 speaker.

Tak ketinggalan, sistem bantuan berkendara canggih dengan beberapa konfigurasi berbasis teknologi AI seperti 750 TOPS dan 3.000 TOPS untuk varian L4 Robo. Bahkan juga disiapkan teknologi self-driving Level 4.
Hanya, hingga kini belum ada informasi apakah mobil ini juga akan diboyong ke Indonesia. Sekadar informasi, XPeng Motors juga menjual mobilnya di Indonesia, pada awal tahun 2025 bermitra dengan Erajaya Active Lifestyle (ERAL).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Minggu (24/5/2026) menunjukkan di periode Januari – April 2026 jumlah mobil XPeng yang terjual secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) di Indonesia sebanyak 853 unit.
Sementara, penjualan ecerannya dari dealer ke kosumen alias penjualan ritelnya di kurun waktu yang sama 718 unit. Dari jumlah tersebut, 284 unit diantaranya dibukukan pada bulan April. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id











