Maranello, Mobilitas – Pabrikan super car asal Maranello, Italia, itu mempercayakan penggarapan desain mobil listrik baterai pertamanya itu ke rumah desain LoveFrom, milik Jony Ive dan Marc Newson. Keduanya merupakan sosok di balik kerennya desain ikonik iPhone dan Apple Watch.
Laporan BBC dan The Super Cars yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (27/5/2026) menyebut mobil bergaya desain glass house yang rapi dan bersih dengan sayap melayang di depan dan belakang itu dinamai Luce, yang artinya cahaya. Dia mengggunakan pintu model suicide ala Rolls-Royce.
Motor listriknya ada empat unit yang ditempakan di setiap roda alias in wheel drive. Dua motor di roda depan menghasilkan tenaga 282 hp, sementara motor belakang menggila dengan tenaga 831 hp. Sehingga, total semburan tenaga yang dihasilkan motor listrik Luce – saat dikemudikan dengan mode Boost – mencapai 1.035 hp.
“Teknologi motor ini dikembangkan sendiri oleh Ferrari di Maranello, dengan memanfaatkan teknologi hypercar Ferrari F80 dan mobil Ferrari yang digunakan untuk balap F1,” tulis dua media tersebut.
Berbekal tenaga sebesar itu, mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam tempo 2,5 detik. Ferrari menegaskan, meski Luce berbobot 2,5 ton namun tak limbung ketika melaju kencang.

Itu terjadi, karena pabrik an memanfaatkan teknologi suspensi aktif turunan dari Ferrari F80 dan sistem independent 4-wheel steering. Selain itu, mengggunakan sistem Torque Vectoring yang berfungsi membagi tenaga ke setiap roda secara independen..
Menariknya, Luce yang juga mobil pertama Ferrari berkapasitas lima orang ini, mengggunakan pelek 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Pelek tersebut merupakan pelek terbesar pertama yang digunaka pabrikan berlambang kuda jingkrak untuk mobilnya versi jalan raya.
Chief Executive Ferrari, Benedetto Vigna, menyebut butuh waktu lima tahun untuk mengembangkan Luce. Dan hal lain yang menarik dari Luce ini adalah soal suaranya, jika mobil listrik merek lain yang hanya mengggunakan suara, Luce tidak.
“Kami menggunakan alat pengukur di poros roda belakang. Alat ini menangkap getaran asli dari komponen yang berputar, kemudian menyaring dan mengeraskannya secara khusus. Cara kerjanya seperti gitar listrik. Hasilnya , sebuah suara mobil listrik asli, yang volumenya bisa diatur pengemudi, ” papar Vigna.
Dengan serangkaian keungggulan itu, Luce dibanderol mulai 550.000 Euro atau sekitar Rp 11, 38 miliar, dengan kurs 1 Euro = Rp 20.700. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












