London, Mobilitas.id – Aston Martin memperkenalkan Valen di Monterey Car Week sebagai model bermesin depan dengan tenaga terbesar yang pernah masuk jalur produksi. Mobil edisi terbatas ini mengandalkan mesin V12 twin-turbo dengan keluaran 850 ps atau 838 hp dan torsi maksimum 1.000 Nm.
Valen lahir melalui Q by Aston Martin bersama divisi Special Vehicle Operations atau SVO yang baru dibentuk. Produksinya dibatasi hanya 150 unit untuk seluruh dunia, sedangkan pengiriman kepada konsumen di pasar utama dijadwalkan mulai kuartal kedua 2027.
Posisinya berada di atas Vanquish maupun Valiant dalam urusan tenaga. Aston Martin menyebut Valen sebagai mobil produksi bermesin depan paling bertenaga di dunia.
Meninggalkan transmisi manual
Berbeda dengan Valour dan Valiant yang memakai transmisi manual, Valen menyalurkan tenaga V12 melalui automatic transaxle buatan ZF yang ditempatkan di belakang. Konfigurasi ini turut membedakannya dari dua model yang mendahuluinya.
Logika perpindahan gigi dan pemrograman transmisinya mengambil pengembangan dari program balap Vantage GT4. Hasilnya, Valen diklaim mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 60 mph atau 97 km per jam dalam tepat 3,0 detik.
Untuk mencapai 100 km per jam, mobil membutuhkan 3,1 detik. Kecepatan puncaknya dibatasi secara elektronik pada 214 mph atau sekitar 344 km per jam.
Aston Martin tidak menyediakan mode berkendara Comfort. Pengemudi hanya mendapatkan tiga pilihan yang berorientasi pada performa, yakni Sport, Sport+, dan Track.
Pada mode dengan respons lebih agresif, pemetaan pedal dibuat lebih pendek sehingga bukaan throttle datang lebih awal dalam perjalanan pedal. Track justru memberikan respons tenaga yang lebih progresif.
Bobot dipangkas hingga 110 kilogram
SVO melakukan pengurangan bobot pada sejumlah bagian Valen dengan penggunaan carbon fiber, titanium, dan komponen ringan lainnya. Dibandingkan platform inti V12 yang menjadi dasar Vanquish, pengurangan bobotnya dapat mencapai 110 kilogram jika mobil dilengkapi lightweight package opsional.
Paket tersebut memasukkan suspension arms dan knuckles yang dikerjakan dari aluminium solid, ditambah baut sasis berbahan titanium. Komponen dalam paket ringan itu sendiri mengurangi bobot sebanyak 16,9 kilogram.
Carbon fiber dipakai untuk panel bodi Valen. Bagian depan mendapatkan perangkat aerodinamika yang lebih agresif dan unit lampu utama sangat tipis, sedangkan rancangan buritan tidak lagi menggunakan kaca belakang.
Upaya menekan massa kendaraan berlanjut pada penggunaan velg magnesium. Ban Pirelli berukuran 275/35 R21 dipasang di depan, sementara roda belakang memakai ukuran 325/30 R21.
Di balik keempat roda terdapat rem carbon-ceramic. Sistem pembuangan juga dibuat dari titanium dan menggunakan ujung knalpot yang diproduksi melalui pencetakan 3D.
Desain buritan mengandalkan Gurney flap
Bagian belakang Valen memiliki light bar selebar bodi yang ditempatkan tepat di bawah ujung buritan yang terangkat. Aston Martin turut mengembangkan Gurney flap untuk menghasilkan downforce dengan tambahan hambatan udara yang dibuat sekecil mungkin.

Aston Martin Valen||Aston Martin
Susunan knalpot di belakang terbagi menjadi saluran atas dan bawah. Outlet bagian atas selalu terbuka, sementara saluran bawah menggunakan katup untuk mengatur aliran gas buang.
Saluran atas tersebut juga disetel dengan pendekatan yang menyerupai pipa organ. Pengaturan ini ditujukan untuk menghasilkan resonansi tertentu ketika mesin bekerja pada putaran tinggi.
Kabin tetap menyediakan ruang bagasi 170 liter
Meski dikembangkan dengan fokus kuat pada performa, Valen tetap mempertahankan kabin dengan perlengkapan khas grand tourer Aston Martin. Pembeli dapat memilih sports seat yang membungkus tubuh lebih rapat atau performance seat berbahan carbon fiber dengan bobot lebih ringan.
Ruang penyimpanan di belakang kabin mencapai 170 liter atau sekitar 6 kaki kubik. Aston Martin juga menyediakan pilihan koper yang dibuat khusus menyesuaikan kendaraan.
Valen menjadi kelanjutan dari pendekatan yang sebelumnya terlihat pada Valour dan Valiant, tetapi dengan konfigurasi berbeda. Valour lebih dekat dengan karakter mekanis klasik, sedangkan Valiant dikembangkan lebih jauh untuk penggunaan yang berorientasi lintasan.
Pada Valen, tenaga yang lebih besar dipadukan dengan transmisi otomatis belakang dan program pengurangan bobot. Mesin V12 twin-turbo menghasilkan 850 ps serta 1.000 Nm, sementara kecepatan tertingginya mencapai 344 km per jam sebelum dibatasi elektronik.
Hanya dibuat 150 unit
Jumlah produksi menjadi salah satu pembatas utama Valen. Aston Martin hanya akan membuat 150 unit untuk konsumen di seluruh dunia.
Harga resmi dalam informasi yang tersedia belum disebutkan. Valen diperkirakan memiliki harga awal sekitar 2 juta dolar AS sebelum penambahan opsi, sementara unit pertama dijadwalkan mulai dikirim pada kuartal kedua 2027.



