Jakarta, Mobilitas – Padahal di kurun waktu yang sama, total penjualan mobil di Indonesia (gabungan seluruh merek yang ada) – baik penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun secara secara eceran dari dealerke konsumen (penjualan ritel) masih moncer.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Jumat (14/8/2026) menunjukkan di periode Januari – Juli 2026, total wholesales mobil di Tanah Air mencapai 517.742 unit. Total penjualan grosir itu melonjak 18,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025, yang masih sebanyak 437.544 unit.
Pada saat yang bersamaan, penjualan ritel kumulatif selama tujuh bulan pertama 2026 itu menjadi 511.514 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen tersebut melonjak 12,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Honda HR-V - dok.Mobilitas
Sementara, di rentang waktu yang sama, total wholesales mobil Honda yang dipasarkan PT Honda Prospect Motor (PT HPM) sebanyak 23.260 unit. Jumlah penjualan grosir itu anjlok 38,7 persen dibang periode sama di tahun 2025.
Fakta data juga berbicara, di bulan Juli saja, Honda mdembukukan wholesales sebanyak 2.587 unit, anjlok 50,6 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2025. Pada saat yang sama, total penjualan ritel yang dibukukan merek ini sebanyak 3.707 unit, anjlok 25,9 persen dibanding Juli 2025. (Din/Aa)
Rekomendasi
Sempat Mejeng di GIIAS 2026, Hyundai Staria EV Segera Dijual di Eropa, Ini Keunggulannya
Bos CATL Ingatkan Potensi Baterai Gagal Akibat Cepatnya Siklus Produksi Mobil Listrik
Ini Cara Mudah Hindarkan Diri Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
Kongsi Geely - Renault Bikin Sistem PHEV Khusus Mobil Off-road, Ini Istimewanya
Chery Makin Berjaya di Inggris, Januari – Agustus 2026 Penjualannya Meroket Ribuan Persen
