Singapura, Mobilitas – Di negara kota berpenduduk 6,02 juta jiwa itu, sepanjang periode Januari hingga September 2026, pasar mobil masih menggeliat. Hal itu terlihat dari total penjualan mobil – gabungan seluruh model dari semua merek yang ada – yang naik dibanding periode sama di 2025.
Data Otoritas Transportasi Darat (LTA) Singapura yang disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (2910/2026) menunjukkan selama sembilan bulan pertama 2026 itu, jumlah mobil yang terjual di Negeri Merlion itu mencapai 40.986 unit. Jumlah ini meningkat 8 persen dibanding periode sama di tahun lalu.
Namun, ternyata, penjualan mobil merek kondang asal Jepang, yakni Toyota (termasuk Lexus di dalamnya) dan Honda anjlok. Bahkan kini posisi Toyota yang sebelum tahun 2025 berada di urutan pertama dalam daftar merek mobil dengan penjualan terbanyak kini tergeser oleh Build Your Dreams (BYD). Sekarang, Toyota di urutan ketiga, dan sebaliknya, BYD yang berasal dari China itu bertengger di posisi nomor satu.
Adapun Honda di urutan kelima. Fakta berbicara di rentang waktu sembilan bulan pertama 2026 itu, total penjualan yang dibukukan Toyota (termasuk Lexus di dalamnya) sebanyak 4.800 unit, anjlok 11,9 persen dibanding periode sama di tahun lalu.
Sementara, Honda di saat yang sama, mencetak angka penjualan hanya sebanyak 1.911 unit, anjlok hingga 46,4 persen dibanding sembilan bulan pertama 2026. Sedangkan BYD yang menjadi merek dengan penjualan terbanyak di negara kota tersebut, melego 10.173 unit, melonjak 36,1 persen year on year.
Menguntit BYD di posisi kedua terlaris, ada Tesla. Merek asal Amerika Serikat itu berhasil melego 4.129 unit mobilnya. Jumlh penjualan merek besutan Elon Musk itu melonjak 65,8 persen dibanding periode sama di tahun 2025. (Anp/Aa)
