Shanghai, Mobilitas – Sepanjang periode Januari-Agustus 2026 ini, China telah memproduksi 16,49 juta unit. Selama kurun waktu itu, negara berpenduduk 1,43 miliar jiwa tersebut menjual 16,39 juta unit.
Laporan The Hong Kong Today yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (28/10/2026) menyebut dari total jumlah motor yang diproduksi itu, 62 persennya diekspor ke berbagai negara. "Ekspor sepeda motor di periode delapan bulan pertama 2026 itu mencapai 10,29 juta unit, dengan total nilai US$7,13 miliar," sebut Kamar Dagang Sepeda Motor China.
Disebutkan, Amerika Latin dan Afrika menjadi pasar ekspor utama, sementara Eropa menjadi tujuan ekspor sepeda motor kelas premium. Sedangkan Asia Tenggara – termasuk Indonesia- menjadi tujuan ekspor motor segmen menengah ke bawah terutamayang berteknologi elektrifikasi.
Permintaan sepeda motor di pasar domestik Negeri Tirai Bambu itu kini terus menurun, karena pemerintah setempat memberlakukan aturan ketat untuk membatasi populasi sepeda motor. Alasannya, selain untuk mencegah kemacetan juga demi keamanan dalam bermobilitas.
Data Kementerian Keamanan Publik China menyebut, hingga akhir 2025 populasi motor di negeri itu hanya sekitar 100 juta unit atau nomor tiga terbanyak di dunia setelah India (yang sebanyak 18 juta unit) dan Indonesia yang sebnyak 140 jut unit. (Anp/Aa)
