⌂ Beranda › Mobility › Otoritas Pangkalan Militer Amerika di Jepang Larang Mobil BYD Masuk, Ini Alasannya
Mobility

Otoritas Pangkalan Militer Amerika di Jepang Larang Mobil BYD Masuk, Ini Alasannya

Otoritas Pangkalan Militer Amerika di Jepang Larang Mobil BYD Masuk, Ini Alasannya
BYD - dok.Mobilitas
A A Ukuran Teks16px

Tokyo, Mobilitas – Otoritas pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Jepang melarang semua jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang, bus listrik, hingga truk listrik buatan pabrikan China, Build Your Dreams (BYD) memasuki area pangkalan.

Laporan The Japan Express dan Kyodo yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (23/10/2026) menyebut pihak pangkalan militer mengaku mengkhawatirkan terjadinya tindak mata-mata melalui teknologi digital kendaraan yang merekam semua data penting. Sehingga membahayakan keamanan.

Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Okinawa, sebuah pulau yang berada sekitar 1.609 kilometer di barat daya Tokyo. Semua petugas diperintahkan untuk menolak kendaraan BYD, termasuk taksi, kendaraan pengiriman, dan kendaraan milik kontraktor memasuki wilyah pangkalan.

"Kendaraan-kendaraan tersebut berpotensi menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima dan tidak dapat dimitigasi oleh personel terkait misi mereka," ungkap Letnan Kolonel Alli Stormer dari pangkalan Kadena.

 Stormer tak memerinci teknologi apa saja yang dikhawatirkan. Namun sejumlah laporan menyebut kamera dan sensor yang terpasang pada kendaraan BYD dikhawatirkan dapat merekam informasi militer sensitif di dalam pangkalan disebut sebagai perangkat yang dicurigai sebagai pengumpul data mata-mata.

Alasan itulah yang membuat Pentagon memasukkan BYD dalam daftar perusahaan yng wajib diwaspadai. Perusahaan besutan Wang Chuanfu dikategorikan sebagai pendukung militer China. (Jrr/Aa)

Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru