Tokyo, Mobilitas – Chery Group membukukan penjualan mobil di pasar global (di China dan luar China) sebanyak 2.206.789 unit, tumbuh 9,9 persen dibanding periode sama di tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 1.551.178 unit diantaranya merupakan penjualan di luar negeri, melonjak 65,6 persen dibanding periode Januari – September tahun lalu.
Keterangan resmi Chery Indonesia yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (20/10/2026) menyebut pada rentang waktu Januari–September 2026 itu penjualan NEV Grup Chery 850.000 unit lebih. Rata-rata penjualan bulanan di atas 100.000 unit selama enam bulan berturut-turut.
"Pada akhir September 2026, jumlah pengguna kendaraan Chery Group di seluruh dunia telah mencapai 20,73 juta, termasuk 7,39 juta pengguna di luar China. Pertumbuhan terlihat jelas di pasar Eropa yang mencapai 234.000 kendaraan sepanjang Januari–Agustus 2026, meningkat 193 persen secara tahunan," bunyi keterangan itu.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, Chery terus mengembangkan teknologi baterai, AI, dan robotika. Sejumlah model yang menggunakan Rhino Battery telah meraih sertifikasi “Six-Dimensional Electrical Safety” dari CATARC melalui sistem validasi NESTA.
"Penerimaan Chery di berbagai pasar internasional menjadi validasi atas kemampuan perusahaan dalam mengembangkan produk dan inovasi teknologi yang relevan bagi kebutuhan konsumen, " sebut Chery.
Pabrikan juga menegaskan perkembangan tersebut juga berjalan seiring dengan meningkatnya minat terhadap jajaran produk Chery di Indonesia. Salah satunya peningkatan jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebesar 62,56 persen secara tahunan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 lalu. (Anp/Aa)
