Toyota Sienta Anyar Meluncur di Jepang, Versi Lama Merana di Indonesia

0
1861
Toyota Sienta versi terbaru di Jepang - dok.Istimewa via Wnews247

Jakarta, Mobilitas – Toyota Sienta terbaru itu hadir dalam dua pilihan, konvensional dan hybrid.

Seperti dilansir laman resmi Toyota Global dan dikutip Mobilitas, Rabu (24/8/2022), pabrikan ternesar di Jepang itu mempertahankan dimensi panjang Sienta di versi teranyarnya itu. Selain itu kelapangan kabin karena bertambah 20 milimeter (mm) dan keleluasaan visbilitas ditingkatkan.

“Selain mendapatkan fitur keselamatan dan keamanan versi baru, Sienta baru ini konsumsi bahan bakarnya semakin irit. Namun, harganya tetap terjangkau,” bunyi keterangan pabrikan.

Begitu pula dengan akses keluar masuk, yang dibuat lebih leluasa. Sebab, ketinggian dek kini lebih rendah dan bukaan pintu lebih luas 60 mm dibanding versi lawas.

Ada dua varian yang disajikan yakni varian konvensional bermesin Dynamic Force Engine (M15A-FXE) 1,5 liter bertenaga 115 PS dengan konsumsi bahan bakar (BBM) 28,8 km/liter. Kedua, varian hybrid bermesin Dynamic Force Engine 1,5 liter (M15A-FKS) plus sebuah motor listrik dengan konsumsi BBM mencapai 18,3 km/liter.

Di Jepang, mobil ini dibanderol 1,95 juta yen – 3,108 juta yen atau sekitar Rp 212,1 juta – Rp 338,12 juta (kurs 1 yen = Rp 108,79).

Toyota Sienta juga dipasarkan di Indonesia dan dipriduksi di dalam negeri. Hanya, di Tanah Air penjualannya terus merosot alias merana.

Toyota Sienta di Indonesia – dok.Istimewa

Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas, Rabu (24/8/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – Juni tahun ini, total wholesales Toyota Sienta hanya 109 unit. Jumlah ini ambrol 91% dibanding periode sama tahun 2021.

Ambrolnya penjualan Sienta tak hanya terjadi di tahun 2022 saja, bahkan dalam penjualan ke konsumen (ritel). Selama Januari – September 2021 misalnya, Sienta terjual ke konsumen cuma 603 unit. Padahal pada periode sama 2020 masih laku 729 unit.

Sepanjang 2020 total penjualan ritel yang dibukukan Sienta 907 unit. Jumlah ini ambrol sangat dalam dibanding penjualan ritel selama tahun 2019 yang mencapai 2.936 unit. (Jrr/Aa)