⌂ Beranda Bisnis Berjuang Keras di Indonesia, Ternyata Begini Penjualan Suzuki Grand Vitara di India
Bisnis

Berjuang Keras di Indonesia, Ternyata Begini Penjualan Suzuki Grand Vitara di India

Berjuang Keras di Indonesia, Ternyata Begini Penjualan Suzuki Grand Vitara di India
All New Suzuki Grand Vitara - dok.Mobilitas • WordPress Migration
A A Ukuran Teks16px

Jakarta, Mobilitas – PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) memperkenalkan Suzuki Grand Vitara terbaru alias generasi kelima di Indonesia melalui hajatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, pada pertengahan Februari tahun itu.

Artinya, mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) bermesin K15C Dual Jet 1.5 liter plus motor listrik atau yang dikenal sebagai Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) itu muncul secara resmi ke hadapan publik Tanah Air hampir genap setahun. Namun, penyerahan mobil bertenaga 102 hp dengan torsi 136,8 Nm itu ke pembelinya baru dilakukan pada bulan Juni 2023.

Mobil tersebut diimpor secara utuh oleh PT SIS dari India, yakni negara dimana mobil tersebut diproduksi. Sedangkan harga yang dipatok untuknya (per Januari 2024) mulai dari Rp 359,4 juta – Rp 387,4 juta on the road Jakarta.

Suzuki Grand Vitara meluncur di IIMS 2023 - dok.Istimewa

Di India, penjualan mobil ini cukup lumayan, meski dalam penjualan dari bulan ke bulan diwarnai dinamika naik-turun. Meski di empat bulan terakhir (yakni mulai September hingga Desember) tren penjualannya terus menurun.

Data penjualan dari Asosiasi Industri Otomotif India (SIAM) dan Vahan yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (23/1/2024) menunjukkan sepanjang 2023 kemarin, 81.817 Suzuki Grand Vitara terjual di negara itu. Rincian penjualannya sebagai berikut:

Januari : 8.662 unit Februari : 9.183 unit Maret : 10.045 unit April : 7.742 unit Mei : 8.877 unit Juni : 10.486 unit Juli : 9.079 unit Agustus : 11.818 unit September : 11.736 unit Oktober : 10.834 unit November : 7.937 unit Desember : 6.988 unit Sumber : SIAM, Vahan, 2024. (Din/Aa)

A
Tim Redaksi
Penulis: Arif Arianto
📰 Update Terbaru