Jakarta, Mobilitas – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sepanjang periode Januari – Maret atau kuartal pertama 2026, membukukan kenaikan pendapatan dibanding periode sama di tahun 2025. Dua sektor menjadi penyumbang utama pendapatan tersebut, yakni jalan tol dan otomotif yaitu bus dan truk VKTR.
Laporan kinerja pereseroan selama kuartal pertama 2026 kepad Bursa Efek Indonesia yang disitat Mobilitas di Jakarta, Sabtu (2/5/2026) menyebut di tiga bulan pertama 2026 itu, BNBR membukukan pendapatan senilai Rp1,13 triliun. Total pendapatan tersebut meningkat 19,02 persen dibanding pendapatan di periode sama tahun lalu, yang sebesar Rp953,80 miliar.
Paralel dengan kenaikan pendapatan tersebut, laba usaha BNBR meroket 240,03 persen, dari Rp62,33 miliar di Januari – Maret 2025 menjadi Rp211,96 miliar di kuartal pertama 2026.
“Di tengah gejolak ekonomi global yang luar biasa, alhamdulillah BNBR terus konsisten menunjukkan kinerja keuangan positif di tiga bulan pertama tahun ini, dengan pertumbuhan yang membanggakan,” papar Direktur Utama dan Chief Executive Officer BNBR, Anindya Novyan Bakrie.

Menariknya, konribusi sektor bisnis otomotif yang dioperasikan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) membukukan peningkatan kontribusi pendapatan di tiga bulan pertama 2026 ini. Totalnya, Rp126,9 miliar atau melonjak 58,2 persen dari periode tiga bulan pertama di tahun sebelumnya.
Beberapa sumber yang dikutip Mobilitas menyebut di awal 2026, VKTR memproyeksikan penyelesaian sisa pengiriman 30 unit bus listrik untuk Transjakarta. Selain itu memproduksi dua unit bus listrik untuk lembaga pendidikan di Jawa Tengah, yang dijadwalkan pengirimannya pada akhir kuartal kedua tahun ini.
Sebelumnya di tahun 2025, VKTR berhasil menjual 69 unit kendaraan listrik yang terdiri dari 53 unit bus, 10 unit truk, dan 6 forklift. VKTR melalui PT VKTR Sakti Industries, mulai 9 April 2026 mengoperasikan pabrik dengan kapasitas produksi 3.000 unit bus dan truk per tahun dengan TKDN mencapai 40 persen di Magelang, Jawa Tengah. (Din/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id










