Jakarta, Mobilitas – Merek mewah milik Toyota Motor, yang di Indonesia dibawah PT Toyota Astra Motor (TAM) itu selama kurun waktu Januari – Agustus 2026 membukukan anjloknya penjualan, baik penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) dibanding periode sama di 2025.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Jumat (18/9/2026) menunjukkan selama delapan bulan pertama 2026 tersebut, total wholesales mobil Lexus di Tanah Air sebanyak 998 unit. Jumlah itu anjlok 19,07 persen dibanding kurun waktu yang sama di tahun lalu.
Sementara total penjualan ecerannya alias penjualan ritelnya sebanyak 896 unit. Total penjualan langsung ke konsumen ini anjlok 18, 8 persen.
Meski demikian, besaran anjloknya penjualan di delapan bulan pertama 2026 ini lebih kecil dibanding periode Januari hingga Juni alias semester pertama di tahun yang sama. Sebab fakta data berbicara, di enam bulan pertama tersebut total wholesales mobil Lexus sebanyak 587 unit, anjlok hingga 41, 1 persen dibanding semester pertama 2025.
Sementara, penjualan ritelnya, sebanyak 583 unit. Jumlah penjualan eceran ini masih anjlok 27,9 persen dibanding periode sama di tahun lalu. (Din/Aa)
Rekomendasi
TVS Mau Produksi Motor Listrik di RI, Karena Ada Potensi Ini
Permudah Konsumen, Chery Tambah Dealer di Bali, Gianyar Lokasi Teranyar
Komit Dukung Transportasi Nasional, Januari - Agustus 2026 Penjualan Isuzu Melonjak
Tahun Lalu Meroket, Kini di Januari -Agustus 2026 Penjualan VW di RI Anjlok
Bahlil Sebut Banyak Orang Beralih ke Pertalite, Pengamat Bilang Daya Beli Lemah Pemicunya
