Jakarta, Mobilitas – Namun kemerosotan penjualan grosir mobil Lexus dari pabrik ke dealer (wholesales) selama periode Januari hingga Juni atau semester pertama 2026 itu jauh lebih besar dibanding total penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan eceran).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (28/7/2026) menunjukkan, total wholesales yang dibukukan Lexus di Indonesia pada periode semester pertama itu sebanyak 587 unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 41,1 persen dibanding total wholesales yang dicetaknya pada periode sama di tahun 2025.
Sementara, untuk penjualan ritelnya, merek mewah milik Toyota ini, membukukan sebanyak 583 unit. Jumlah penjualan eceran ke konsumen tersebut anjlok 27,9 persen dibanding totl penjualan ritel yang dicetaknya pada periode Januari – Juni 2025.

Sepanjang bulan Juni saja, total wholesales mobil Lexus di Bumi Nusantara mencapai 146 unit. Jumlah ini anjlok 33 persen dibanding total wholesales-nya di bulan yang sama pada tahuna 2025.
Sedangkan dalam penjualan ritel di bulan keenam tersebut, Lexus mengoleksi angka sebanyak 109 unit. Total penjualan eceran itu anjlok 12,1 persen dibanding bulan yang sama di 2025. . (Jrr/Aa)