Jakarta, Mobilitas – Permintaan kendaraan komersial jenis pick up double cabin di rentang waktu Januari hingga September 2026, naik dipicu oleh pertumbuhan bisnis sektor-sektor yang selama ini menjadi penyerapnya. Sektor pertambangan, perkebunan, serta konstruksi masih menjadi penyerap terbanyak.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Sabtu (31/10/2026) menunjukkan di periode sembilan bulan pertama 2026 itu, total penjualn grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) pick up double cabin di Tanah Air mencapai 16.726 unit. Jumlah itu bertambah banyak 920 unit atau 5,82 persen dibanding periode sama di tahun lalu yang sebanyak 15.806 unit.
Sementara, di saat yang sama, total penjualan eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel mobil jenis ini tercatat sebanyak 15.954 unit. Total penjualan eceran ke konsumen itu bertambah banyak 1. 108 unit dibanding periode sama di tahun 2025 yang sebanyak 14.846 unit.
“Dinamika penjualan kendaraan jenis ini sangat terkait dengan dinamika kondisi ekonomi nasional terutama sektor-sektor yang selam ini menjadi pembelinya. Nah, kalau kita lihat, sepanjang tahun ini hingga bulan September, sektor pertambangan khususnya batubara dan migas itu tengah naik kegiatan produksinya, ” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, yang dihubungi Mobilitas di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Begitu pula sektor perkebunan khususnya kelapa sawit yang memacu produksi untuk memasok bahan CPO untuk minyak goreng dan turunannya maupun untuk biodiesel dalam rangka program B50. Sektor lain yang juga menyerap pick up double cabin adalah sektor infrastruktur khususnya konstruksi.
“Tetapi, market share pick up double cabin di Indonesia sampai saat ini masih di kisaran 2 – 2,5 persen. Penyerap terbesar masih segmen korporat atau fleet. Dan segmen individu masih kecil, sekitar 0, 2 persen dari total penjualn mobil jenis ini,” jelas Jongkie.
Sekadar informasi, merek penjual pick up double cabin terbanyak di Indonesia saat ini adalah Toyota dengan produk Toyota Hilux. Kemudian Isuzu dengan Isuzu D-Max, dan Ford Motor dengan Ford Ranger.
Hanya saja, semua itu masih diimpor dari Thailand. (Jrr/Aa)
