Jakarta, Mobilitas – Fakta memperlihatkan selama periode dua bulan pertama atau Januari – Februari 2026, penju lan mobil secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) di Republik Rakyat Cina melorot. Hampir semua pabrikan atau merek mobil membukukan penurunan itu, tetapi yang terbesar adalah yang dialami Build Your Dreams (BYD).
Data Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (BYD) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (13/3/2026) menunjukkan di rentang waktu Januari – Februari 2026 tersebut jumlah wholesales mobil di Cina sebanyak 4.152.079 unit. Jumlah tersebut merosot 8,8 persen dibanding periode sama di tahun 2025.
CAAM juga mencatat, di kurun waktu itu lima merek menempati urutan teratas alias bercokol di daftar lima besar merek dengan wholesales terbanyak. Mereka adalah Geely, Volkswagen, Toyota, BYD, serta Chery, dimana semuanya mencatatkan kemerosotan wholesales, meski yang terbesar adalah BYD.

Geely, membukukan penjualan grosir sebanyak 278.073 unit (melorot 20,1 persen dibanding periode Januari – Februari 2025), disusul Volkswagen yang melego 260.829 unit (melorot 11,8 persen), lalu Toyota yang mecetak angka wholesales sebanyak 200.421 unit (merosot 3,02 persen).
Kemudian BYD di urutan keempat dengan total penjualan grosir di Januari – Februari 137.209 unit, anjlok 63,3 persen. BYD juga membukukan anjloknya penjualan grosir di bulan Februari 2026 hingga 64,32 persen dibanding bulan yang sama di tahun lalu, karena wholesales yang dibukukannya hanya 68.623 persen.
Sedangkan Chery yang bertengger di urutan kelima – di dua bulan pertama 2026 – itu mengantongi angka wholesales sebanyak 94.040 unit. Jumlah tersebut anjlok 12,6 persen dibanding total penjualan grosir yang dibukukannya di periode sama pada tahun 2025. (Anp/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












