Bisnis

Tantangan Berat Menghadang, Penjualan BYD di Jerman Januari – Mei 2026 Masih Mengembang

×

Tantangan Berat Menghadang, Penjualan BYD di Jerman Januari – Mei 2026 Masih Mengembang

Share this article
Mobil BYD di Jerman - dok.Electric-vehicle.com

Berlin, Mobilitas – Build Your Dreams (BYD) secara resmi masuk ke pasar mobil penumpang Jerman pada Oktober 2022 setelah mengumumkan kehadirannya pada Agustus 2022 melalui kemitraan distribusi dengan Hedin Mobility Group.

Namun sebelum itu, pabrikan besutan Wang Chuanfu ini telah menjual kendaraan komersial bus listriknya di Negeri Panzer itu pada tahun 2020. Kala itu BYD mengirimkan bus listrik murni untuk operator transportasi umum di Rhine Utara-Westphalia.

Setelah itu, perlahan tapi pasti, BYD terus menembus berbagai kota di Jerman dan memperluas penetrasi pasar kendaran listrik di negeri itu. Meski, tantangan yang dihadapi pabrikan asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu tak ringan.

Seperti disebut The Financial, pasar otomotif Jerman sangat didominasi oleh pabrikan lokal seperti Volkswagen, Mercedes-Benz, dan BMW. Di sisi lain segmen kendaraaan elektrifikasi pertumbuhannya tak mulus.

Logo BYD – dok.Car

“Insentif dari pemerintah yang kompleks ditambah ketergantungan pada mobil berbahan bakar bensin yang masih kuat menyebabkan penjualan mobil listrik tidak serta merta meluas. Transisi penuh ke kendaraan listrik menjadi lambat,” tulis media itu.

BYD masih membukukan tren penjualan yang positif. Data Otoritas Transportasi Federal (KBA) Jerman yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Kamis (11/6/2026) menunjukkan, selama tahun 2024, BYD membukukan penjualan ritel sebanyak 2.891 unit. Kemudian di tahun 2025, penjualan eceran ke konsumen mobil merek ini meroket 708 persen menjadi 23.306 unit.

Sementara, di tahun 2026 ini, pada periode Januari – Mei, BYD mecetak angka penjualan ritel di Jerman sebanyak 6.497 unit. Jumlah tersebut melonjak 32,2 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Sedangkan total penjualan ritel mobil (berbagai jenis model dari seluruh merek) di lima bulan pertama 2026 itu sebanyak 401.549 unit. Jumlah tersebut naik 3,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025. (Din/Aa)

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id