Bisnis

Penjualan Toyota bZ4X Meroket 70 Kali Lipat di Jepang Semester I 2026, Ini Pemicunya

×

Penjualan Toyota bZ4X Meroket 70 Kali Lipat di Jepang Semester I 2026, Ini Pemicunya

Share this article
Tampilan bagian belakang mobil listrik Toyota bZ4X - dok.Istimewa

Tokyo, Mobilitas – Meningkatnya penjualan mobil listrik baterai (BEV) di Jepang sepanjang enam bulan pertama atau Januari hingga Juni 2026 itu didorong oleh peningkatan kemampuan jelajah mobil listrik dan penghapusan pajak pembelian mobil ramah lingkungan.

Laporan Mainichi Shimbun dan Yomiuri Shimbun mengutip data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (8/7/2026) menyebut total jumlah BEV yang terlego di Negeri Matahari Terbit itu sepanjang enam bulan pertama 2026 mencapai 59.337 unit. Jumlah penjualan ini 2, 1 kali lipat dibanding total penjualannya di periode sama pada tahun 2025.

Dengan penjualan sebanyak itu, kini pangsa pasar BEV di Jepang meningkat menjadi 3 persen dari total penjualan mobil di negeri itu selama semester pertama 2026 yang sebanyak 2.387.189 unit. Menariknya, mobil listrik besutan pabrikan lokal, yakni Toyota bZ4X menjadi mobil listrik terlaris.

Mobil listrik itu laku sebanyak 13.777 unit. Jumlah penjualan itu meroket hampir 70 kali lipat dibanding total penjualan selama periode sama pada tahun sebelumnya.

Tesla Model Y – dok.Istimewa via Hardwarezone

Sejumlah analis menyebut larisnya Toyota bZ4X di negerinya sendiri itu tak lepas dari ubahan yang dilakukan oleh Toyota, terutama terkait kemampuan jelajahnya.

“Kini Toyota jarak tempuh bZ4X mengalami peningkatan sekitar 30 persen, sehingga sekali cas baterai mampu menempuh jarak hingga 746 kilometer,” ungkap analis industri di Bursa Saham Tokyo, Kentaro Nagata seperti dikutip The Tokyo Express.

Mobil listrik terlaris kedua adalah merek Tesla. Mobil merek asal Amerika Serikat ini laku sebanyak 12.097 unit, dan yang ketiga Nissan Leaf dengan total penjualan 10.012 unit. (Anp/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id