⌂ Beranda Mobility Biaya Logistik Indonesia Masih Mahal dan Belum Efisien, Ini Solusi dari Mitsubishi Fuso
Mobility

Biaya Logistik Indonesia Masih Mahal dan Belum Efisien, Ini Solusi dari Mitsubishi Fuso

Biaya Logistik Indonesia Masih Mahal dan Belum Efisien, Ini Solusi dari Mitsubishi Fuso
Jajaran Direksi PT KTB atau Mitsubishi Fuso Indonesia di depan unit model truk Fuso di GIICOMVEC 2026 - dok.Mobilitas • WordPress Migration
A A Ukuran Teks16px

Jakarta, Mobilitas – Riset Bank Dunia menyebut di tahun 2025, biaya logistik di Indonesia masih mencapai 14 persen dari Produk Domestik Brutto (PDB), jauh lebih mahal dari biaya ideal di negara-negara maju yang sebesar 8 – 10 persen.

Hasil riset Bank Dunia yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (10/4/2026) menyebut, tingginya biaya logistik tersebut diakibatkan oleh kemacetan lalu-lintas di lingkungan pelabuhan maupun jalan raya. Kondisi ini menjadikan biaya untuk bahan bakar melonjak, biaya dan upah untuk pengemudi dan asisten pengemudi meningkat, dan penggunaan truk tidak maksimal karena seharusnya tiga atau empat rit menjadi satu rit.

Kondisi ini diperparah oleh tingginya biaya administrasi dan lainnya, serta biaya penyimpanan. Ujungnya tingkat daya saing logistik atau Logistic Performance Index (LPI) Indonesia tertinggal oleh negara-negara lain.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia tertinggal oleh Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Sementara di ranah dunia Indonesia bercokol di urutan ke-63 dari 139 negara.

Salah satu armada angkutan logistik milik Batavia Rent merek Fuso yang dihadirkan di Booth Mitsubishi Fuso di GIICOMVEC 2026 - dok.Mobilitas

Menyinggung kondisi seperti ini, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (PT KTB), Aji Jaya, saat ditemui media usai acara diskusi bertajuk “Logistik Makin Efisien: Strategi Mengelola Armada di Tengah Tekanan Biaya” di Booth Fuso, GIICOMVEC 2026, JIEXpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/4/2026) menyebut solusi dari kondisi itua adalah pemilihan kendaraan berikut layanan purna jualnya yang tepat.

“Karena masalah yang menjadi ketidak efisienan itu merupakan persoalan struktural dan sistem. Sehingga jalan keluarnya adalah melakukan pemilihan kendaraan truk yang tepat. Mulai dari jenisnya, kapasitasnya, kesesuaian dengan peruntukkannya, kualitasnya mulai dari ketangguhannya, keiritannya, hingga dukungan layanan purna jualnya yang lengkap efisien dan terus menerus sehingga menjadikan penggunaan kendaraan secara maksimal, ”papar Aji.

Semua karakter persyaratan pilihan tepat tersebut ada di Mitsubishi Fuso. Sebab, Fuso Indonesia memiliki ragam varian truk yang lengkap untuk berbagai kebutuhan angkutan logistik dengan kualitas kehandalan, ketangguhan, serta efisien yang telah terbukti.

“Kami juga memiliki jaringan layanan perawatan maupun perbaikan yang luas di 225 dealer resmi kami di seluruh wilayah Indonesia. Dimana juga disediakan spare part yang lengkap, mobile workshop. Sehingga, kami berani mengusung konsep Zero Down Time agar truk bisa digunakan secara maksimal, itu sesuai tagline kami Mitsubishi Fuso Andalan Bisnis Sejati, ”tandas Aji. (Jrr/Aa)

A
Tim Redaksi
Penulis: Arif Arianto
📰 Update Terbaru