Beijing, Mobilitas – Republik Rakyat Cina (Cina) masih menjadi pasar mobil terbesar di dunia.
Data di Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) yang dikutip Mobilitas, Sabtu (22/10/2022) menunjukkan, sepanjang Januari – September tahun ini jumlah mobil yang diproduksi di Negeri Tirai Bambu itu mencapai 19,632 juta unit. Jumlah ini meningkat 7,4% dibanding total produksi selama periode sama di 2021.
Sedangkan mobil yang terjual ke diler (wholesales) di sembilan bulan pertama itu mencapai 19,47 juta unit. Jumlah ini naik 4,4% dibanding Januari – September tahun lalu.
Menariknya, pada saat yang sama, penjualan mobil ke konsumen (ritel) justeru menciut dibanding Januari – September 2021. Besaran penyusutan mencapai 3,7%, sehingga total penjualan ritel di tiga kuartal pertama tahun ini sebanyak 14.197.788 unit.
Padahal, di bulan September atau akhir kuartal ketiga, penjualan ritel naik 10,3% dibanding bulan yang sama di 2021. Totalnya mencapai 1.805.307 unit.

Salah satu mobil BYD yang laris di Cina - dok.Istimewa
Ada 10 pabrikan atau merek yang tercatat sebagai penguasa pasar mobil di negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia (yakni 1,426 miliar jiwa lebih menurut data OECD Perserikatan Bangsa-Bangsa) itu.
Mereka adalah: Volkswagen: 1.552.223 unit Toyota: 1.300.837 unit BYD: 1.046.597 unit Honda: 1.032.412 unit Wuling: 660.525 unit ChangAn: 635.455 unit Nissan: 590.534 unit Geely: 581.924 unit BMW: 581.924 unit Buick: 466.281 unit Sumber: CAAM dan CPCA, 2022. (Jrr/Aa)