⌂ Beranda Bisnis Ekspor Mobil Listrik Cina di Januari 2025 Masih Menanjak, BYD Terbanyak
Bisnis

Ekspor Mobil Listrik Cina di Januari 2025 Masih Menanjak, BYD Terbanyak

Ekspor Mobil Listrik Cina di Januari 2025 Masih Menanjak, BYD Terbanyak
Ilustrasi, pabrik BYD di Wuxi, Jiangshu, Republik Rakyat Cina - dok. CarNewsChina • WordPress Migration
A A Ukuran Teks16px

Beijing, Mobilitas – Pdahal, selama bulan pertama tahun 2025 itu penjualan mobil dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Republik Rakyat Cina (Cina) merosot, baik dibanding bulan yang sama tahun 2024 maupun dibanding bulan Desember 2024.

Laporan laman CarNews China yang disitat Mobilitas di Jakarta, Rabu (12/2/2025) menyebut data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) menunjukkan sepanjang Januari 2025 itu total jumlah mobil penumpang yang terjual ke konsumen mencapai 1,794 juta unit. “Jumlah tersebut melorot 12,1 persen secara tahunan (dibanding Januari 2024) dan melorot 31,9 persen secara bulanan (dibanding Desember 2024),” tulis media itu.

Ihwal merosotnya penjualan ritel itu, CPCA mengatakan fenomena alam La Niña telah menyebabkan angin utara yang tidak normal di wilayah Timur. Kondisi ini mengakibatkan curah hujan yang jauh lebih sedikit dan suhu yang lebih tinggi, sehingga permintaan kendaraan pun menyusut.

“Kedua, Tahun Baru Imlek lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, banyak konsumen yang membeli mobil lebih awal (yaitu di bulan Desember 2024 tau sebelumnya). Dan yang ketiga, jumlah hari kerja efektif pada Januari berkurang empat hari,” papar asosiasi.

Ilustrasi, mobil listrik Deepal yang merupakan andalan Changan Automobile - dok.Istimewa via CnEVPost

Data juga berbicara, dari total jumlah mobil yang terjual ke konsumen itu, sebanyak 744.000 unit merupakan mobil elektrifikasi (plug-in hybrid hingga mobil listrik murni atau BEV) yang secara umum disebut mobil listrik. Jumlah penjualan mobil jenis itu meningkat 10,5 persen dibanding Januari 2024, tetapi anjlok 42,9 persen dibanding Desember 2024.

Menariknya, pada bulan Januari itu Cina juga mengekspor 139.000 unit mobil elektrfikasi. Jumlah ini setara dengan 36,6 persen dari total ekspor mobil Cina di bulan yang sama. Total ekspor mobil elektrfiksi itu menanjak 29,4 persen dibanding Januari 2024 dan 13,9 persen dibanding Desember 2024.

“Di antara mobil elektrifikasi yang diekspor itu, kendaraan listrik murni (BEV) menyumbang 66 persen dari total ekspor,” sebut CPCA. Adapun merek atau pabrikan yang membukukan ekspor terbanyak adalah:

BYD : 66.336 unit Tesla : 29.535 unit Chery : 8.662 unit Changan : 4.404 unit Dongfeng : 3.546 unit Geely : 3.495 unit SGMW : 3.006 unit GWM : 2.878 unit SAIC Motor : 2.852 unit Sumber: CPCA, 2025. (Anp/Aa)

A
Tim Redaksi
Penulis: Arif Arianto
📰 Update Terbaru