Roma, Mobilitas – Meski sama-sama meningkat dibanding periode sama di tahun lalu, namun total penjualan supercar Ferrari di Italia pada periode Januari hingga Oktober 2026, masih jauh di atas jumlah penjualan supercar Lamborghini. Begitu pun penjualan selama bulan Oktober saja.
Data Asosiasi Industri Otomotif Italia (ANFIA) dan Asosiasi Produsen Mobil Italia (UNREA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Rabu (4/11/2026) menunjukkan selama rentang waktu Januari hingga Oktober 2026, Ferrari berhasil melego 918 unit mobilnya di negerinya sendiri itu. Total penjualan merek berlambang kuda jingkrak ini menanjak hingga 31,3 persen dibanding periode sama di tahun lalu.
Sementara, di bulan Oktober saja, jumlah penjualan mobil yang dibukukan pabrikan bermarkas di Maranello itu sebanyak 110 unit. Total jumlah penjualan tersebut melejit hingga 83,3 persen dibanding total penjualannya selama bulan yang sama di tahun 2025.
Sedangkan, penjualan yang dicetak kolega sekaligus pesaingnya, yakni Lamborghini, pada kurun waktu sepuluh bulan pertama 2026 sebanyak 633 unit. Jumlah ini menanjak 26,1 persen dibanding totl penjualan yang dicetaknya pada periode sama di tahun lalu.
Adapun di bulan Oktober saja, merek berlambang banteng mendengus itu mengantongi angka penjualan sebanyak 48 unit. Jumlah ini melejit 45,5 persen dibanding penjualannya selama bulan Oktober 2025.
Sekadar informasi, sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau tiga kuartal pertama 2026, perekonomian Italia tumbuh 0,8 persen. Namun pertumbuhan aset orang-orang kaya setempat tumbuh, dikarenakan bisnis perdagangan, investasi, industri manufaktur yang mereka jalankan masih tumbuh di tengah ekonomi global yang bergejolak.
Sehingga, total penjualan mobil (gabungan seluruh model dari semua merek yang ada) di Negei Pizza itu di periode Januari hingga Oktober 2026 masih meningkat dibanding periode sama di tahun lalu. Jumlahnya 1.400.991 unit, tumbuh 8,3 persen. (Jrr/Aa)

