Jakarta, Mobilitas – PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan bus 136 MDBL 4x4 di gelaran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026, di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Bus ini memiliki kemampuan melibas atau melahap medan berat seperti di area pertambangan dan perkebunan.
Sales & After Sales Director HMSI. Susilo Darmawan, yang ditemui Mobilitas di sela-sela peluncuran bus berbanderol Rp 625 juta off the road itu menyebut, potensi pasar bus dengan spesifikasi 4x4 berfitur transfer case plus mesin yang mumpuni itu cukup menjanjikan.
"Target market atau konsumen bus ini mulai dari perusahaan pertambangan dan perkebunan khususnya untuk kendaraan opeasional angkutan karyawan ke area tambang atau kebun yang bermedan sulit. Bahkan untuk perusahaan sektor lain yang menjangkau obyek di wilayah sulit atau jasa angkutan proyek perintis ke daerah-daerah yang baru dibuka juga bisa," papar Susilo.
Bus 136 MDBL 4x4 ini menggunaka sistem penggerak 4x4, transfer case untuk membagi daya penggerak roda depan dan roda belakang agar proporsional saat melintasi lintasan off-road. Dia juga mengggunakan stabilizer depan plus ban depan bertapak lebar sehingga stabilitas kendaraan terjaga.

Selain itu, body roll berkuarang. Dan seperti umumnya kendaraan untuk lintasan sulit, bus ini juga memiliki ground clearance yang tinggi, sehingga aman dan nyaman saat melintas di medan berat, terjal, maupun berbatu.
Sementara mesinnya N04C berstandar Euro4. Hino bus 136 MDBL 4x4 menghasilkan tenaga hingga 136 PS dan torsi 392 Nm. Hino merancangnya mampu beroperasi hingga 24 jam di area sulit.
Menariknya, bus ini bisa diregistrasi di otoritas transportasi, karena Hino Indonesia telah mengajukannya tes untuk mendapatkaSurat Uji Tipe (SUT). Sehingga bus tersebut bisa secara legal digunakan di jalan umum.
"Oleh karena itu saya katakan bus ini bisa dipakai oleh perusahaan sektor lain yang sering melakukan kunjungan ke tempat-tempat bermedan sulit. Melihat potensi pasar ini, kami optimis sebulan bisa terjual 100 unit," tandas Susilo. (Jrr/Aa)