Jakarta, Mobilitas – Fakta berbicara, di periode Januari hingga Juni alias semester pertama 2026 itu, total penjualan grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan eceran dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) mobil DFSK di Indonesia melonjak lebih dari 40 persen.
Bahkan, penjualan ritelnya melonjak lebih dari 45 persen dibanding penjualan ritel yang dibukukakannya selama kurun waktu yang sama di tahun 2025. Tepatnya, hingga 47 persen.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (24/7/2026) menunjukkan di periode enam bulan pertama 2026 tersebut, total wholesales mobil DFSK di Indonesia sebanyak 580 unit. Jumlah itu melonjak 41,5 persen dibanding total penjualan grosir di enam bulan pertama 2025.

Sementara, penjualan ecerannya ke konsumen alias penjualan ritel di saat yang sama sebanyak 607 unit. Total penjualan eceran itu melonjak 47 persen dibanding penjualan di periode sama di tahun 2025.
Sekadar informasi, saat ini, mobil DFSK yang dijual di Indonesia terdiri dari kendaraan komersial pick up, SUV, dan mobil listrik ramah lingkungan. Mereka adalah pickup DFSK Super Cab, DFSK Glory 560, serta DFSK Gelora E. (Jrr/Aa)