Shenzhen, Mobilitas – Anjloknya penjualan di pasar dalam negeri itu menjadikan total penjualan mobil berteknologi elektrifikasi alias New Energey Vehicle (NEV) Build Your Dreams (BYD) secara global (di China dan luar negeri) di periode delapan bulan pertama 2026 merosot hingga 6,84 persen dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2025.
Laporan penjualan perusahaan yang dikutip China Data Tracker dan disitat Mobilitas di Jakarta, Kamis (3/9/2026) memperlihatkan di periode Januari – Agustus 2026 jumlah NEV BYD yang terlego di negerinya sendiri sebanyak 1.505.755 unit. Jumlah ini anjlok 32,72 persen dibanding total penjualan di pasar lokal di periode yang sama pada tahun 2025.
Sementara, di kurun waktu yang sama, total penjualan global mobil elektrifikasi pabrikan besutan Wang Chuanfu itu sebanyak 2.668.015 unit, merosot 6,84 persen dibanding delapan bulan pertama 2025. Kemerosotan penjualan global lebih kecil, karena penjualan di pasar luar negeri di periode tersebut melonjak 85,72 persen dibanding periode sama di tahun lalu.
Jumlah penjualn di pasar luar China di rentang waktu itu sebanyak 1.162.260 unit. Penjualan di pasar mancanegara tersebut setara dengan 43,56 persen total penjualan global BYD.
“Kemerosotan penjualan itu semakin mengecil jika dibanding penurunan penjualan yang terjadi selama semester pertama (Januari - Juni) 2026. Ini seiring dengan semakin gencarnya ekspansi di pasar luar negeri yang dilakukan BYD,” bunyi keterngan data itu. (Din/Aa)
Rekomendasi
Kia Vision Meta Turismo Raih Red Dot Award 2026, Usung Tiga Mode Interaktif
Pajero Generasi Kelima Jadi Model Pembuka Strategi Baru Mitsubishi
Mobil Pickup Selama Januari – Juli 2026 Laris Manis di Indonesia, Ini Pemicunya
Hingga Agustus Tahun Ini, Penjualan Mobil Volvo Merosot di Swedia dan Indonesia
Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Meluncur, Indonesia Berpeluang Kebagian
